Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bupati Lombok Timur Larang Warga di Luar Daerah Mudik Lebaran

Interaksi antara pemudik dengan orang tua ketika di kampung halaman akan berpotensi membahayakan para lansia untuk tertular virus Covid-19.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 21 April 2021  |  16:47 WIB
Warga melintasi rumah-rumah yang rusak akibat gempa bumi di Desa Sajang, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warga melintasi rumah-rumah yang rusak akibat gempa bumi di Desa Sajang, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, MATARAM - Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy melarang warganya yang berada di luar daerah untuk mudik pada Idulfitri 2021.

Menurut Bupati, mudik lebaran berpotensi memicu klaster baru karena besarnya arus perjalanan penduduk dari satu daerah ke daerah lain.

"Yang perlu kita waspadai arus mudik lebaran, oleh sebab itu jangan pulang dulu, apalagi pertemuan dengan kelompok besar," Jelas Sukiman dikutip dari rilis, Rabu (21/4/2021).

Interaksi antara pemudik dengan orang tua ketika di kampung halaman akan berpotensi membahayakan para lansia untuk tertular virus Covid-19. "Biasanya mudik itu pulang mengunjungi orang tua, sedangkan lansia memiliki risiko (tertular Covid-19)," ungkapnya.

Sukiman menegaskan jika silaturahmi saat lebaram bisa memanfaatkan teknologi seperti video call.

Seperti sebelumnya, Dinas Perhubungan NTB juga memastikan mendukung kebijakan pemerintah pusat melalui penyekatan pada 6-17 Mei 2021 sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Penyekatan pintu masuk dilakukan di pelabuhan Lembar Lombok Barat, pelabuhan Kayangan Lombok Timur, Pelabuhan Poto Tano, Pelabuhan Sape dan Bima serta terminal Mandalika.(K48)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lombok ntb
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top