Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

NTB Bangun Pusat Oleh-oleh di Islamic Center

Di pusat oleh-oleh yang baru kami bisa menampung banyak produk UMKM NTB, sehingga UMKM tidak perlu lagi mengantre.
Objek wisata alam di Nusa Tenggara Barat.
Objek wisata alam di Nusa Tenggara Barat.

Bisnis.com, MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membangun pusat oleh-oleh di destinasi wisata religi Islamic Center NTB yang berada di Kota Mataram.

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Purwanti, menjelaskan pembangunan pusat oleh-oleh dengan skala besar ini bertujuan untuk menampung dan memasarkan secara luas berbagai produk UMKM unggulan NTB. Selain itu pusat oleh-oleh yang terintegrasi dengan destinasi wisata akan memudahkan wisawatan membeli oleh-oleh.

"Di pusat oleh-oleh yang baru kami bisa menampung banyak produk UMKM NTB, sehingga UMKM tidak perlu lagi mengantre seperti di toko kami saat ini (NTB Mall) yang tempatnya terbatas. Adanya pusat oleh-oleh yang lebih representatif akan memperluas pemasaran produk UMKM NTB," jelas Baiq Nelly kepada media di kantornya, Senin (9/1/2023).

Pusat oleh-oleh yang baru ini ditargetkan beroperasi pada Mei 2023. Penyiapan atau penataan ruang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Baiq Nelly juga menjelaskan pusat oleh-oleh baru ini sebagai langkah optimistis menyambut geliat pariwisata pasca pandemi Covid-19.

Menurut Nelly, program industrialisasi berbasis UMKM yang diluncurkan sejak 2019 telah berdampak terhadap munculnya berbagai produk UMKM baru di NTB. "Produk-produk yang muncul bagus-bagus, baik itu kerajinan tangan, fesyen, produk perikanan, nah produk yang bagus dan sudah terkurasi ini harus dipasarkan, salah satunya melalui pusat oleh-oleh yang representatif," ujar Nelly.

Selain itu, Pemprov NTB juga akan melakukan modernisasi tata kelola keuangan di pusat oleh-oleh atau NTB Mall dengan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) NTB Mall yang akan fokus pada pengelolaan keuangan NTB Mall, termasuk proses digitalisasi pembayaran di pusat oleh-oleh.

Sebagai destinasi wisata domestik dan mancanegara, NTB memang belum memiliki pusat oleh-oleh skala besar seperti tetangganya Bali. Oleh-oleh NTB masih tersebar di desa wisata maupun di destinasi wisata setempat. Adanya pusat oleh-oleh diharapkan wisatawan memiliki alternatif tempat belanja oleh-oleh dengan kualitas yang terjamin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper