Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WNA Kedua Meninggal di Bali Positif Corona, Warga Datangi Sanglah

Hingga saat ini di Posko Covid-29 belum melakukan rapid test.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  05:28 WIB
Suasana kawasan wisata Pantai Pandawa yang lengang saat penutupan sementara di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Pengelola sejumlah destinasi pariwisata di wilayah Kabupaten Badung seperti Pantai Pandawa, kawasan Garuda Wisnu Kencana, Hutan Kera Sangeh serta Taman Ayun mulai menghentikan operasionalnya sementara sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 atau Virus Corona. - Antara/Fikri Yusuf
Suasana kawasan wisata Pantai Pandawa yang lengang saat penutupan sementara di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Pengelola sejumlah destinasi pariwisata di wilayah Kabupaten Badung seperti Pantai Pandawa, kawasan Garuda Wisnu Kencana, Hutan Kera Sangeh serta Taman Ayun mulai menghentikan operasionalnya sementara sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 atau Virus Corona. - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR - Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. I Ketut Sudartana, mengatakan tercatat puluhan warga baik itu Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) melakukan pemeriksaan di Posko Covid-19 RSUP Sanglah, Denpasar.

"Yang datang ke posko ada sampai 70 orang per harinya. Untuk yang kemarin (21/3) ada 90 orang lebih WNA dan WNI. Kami juga sudah memberikan pelayanan ke semuanya," kata dr. I Ketut Sudartana saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu (22/3/2020).

Ia mengatakan Posko Covid-19 dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi sampai 16.00 sore sesuai dengan jam kerja.

"Nah untuk mengantisipasi membludaknya kedatangan masyarakat yang sudah resah mungkin ya yang mau tahu Covid-19 atau tidak, maka RSUP Sanglah membuat Posko Covid-19 yang berlokasi di ruang nusa indah," katanya.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini di Posko Covid-29 belum melakukan rapid test.

"Hingga saat ini kami belum melakukan pemeriksaan rapid test tapi yang kami lakukan adalah menyeleksi, menscreening bahwa pasien atau orang yang datang ke posko kami apakah dia dalam status ODP atau PDP," ucapnya.

dr. Sudartana menjelaskan seandainya dari warga yang datang ke Posko Covid-19 itu adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP) maka akan diberikan penjelasan, dan informasi agar cukup dirawat di rumah dengan melakukan isolasi diri. Sedangkan kalau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk langsung dirawat di ruang isolasi di nusa indah dan dilengkapi pemeriksaan VCR Covid-19.

Sejumlah warga melintas di kawasan Monumen Bom Bali, Kuta, Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Kawasan wisata yang biasanya ramai dan padat kendaraan saat ini menjadi lebih lengang./Antara-Nyoman Hendra Wibowo

WNA Kedua Meninggal

Seorang Warga Negara Asing (WNA) berusia 72 tahun yang merupakan pasien positif COVID-19 di Bali, dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (21/3/2020).

WNA tersebut merupakan warga asing kedua yang dinyatakan meninggal dunia di Bali setelah sebelumnya pada Rabu (11/3) lalu, seorang WNA berusia 53 tahun dinyatakan meninggal dunia di RSUP Sanglah Denpasar.

"Hingga tadi malam, di Bali untuk positif Covid-19 tercatat empat orang. Pertama WNA, kedua WNA, ketiga WNI, keempat WNI. Dari empat ini, dua meninggal dunia, yakni WNA," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

Jenazahnya sekarang sedang diurus pihak konsulat jenderal untuk proses kremasi.

Ia mengatakan, saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan pihak konsulat jenderal yang berdasarkan keterangannya meninggal pada tanggal 15 atau 16 Maret lalu tersebut terkait dengan proses kremasi jenazah.

"WNA pertama yang meninggal, dikremasi di sini, yang kedua kemarin sudah dilakukan komunikasi dengan pihak Konsulat Jenderal dan sudah komunikasi dengan pihak rumah sakit. Mudah-mudahan dapat segera diselesaikan karena pihak Konsulat Jenderal pasti masih menghubungi keluarganya," katanya.

Petugas medis berada di sekitar ruang perawatan Nusa Indah yang dilengkapi dengan ruangan isolasi di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu (11/3/2020). Seorang WNA berusia 53 tahun yang merupakan pasien positif COVID-19 yang diidentifikasi sebagai pasien nomor 25 meninggal dunia pada Rabu (11/3) dini hari di RSUP Sanglah./Antara-Fikri Yusuf

Ia menjelaskan, hasil diagnosa yang dilakukan rumah sakit, pasien tersebut memiliki penyakit jantung. Tetapi dalam situasi ini, menurutnya rumah sakit juga melakukan diagnosa tambahan yaitu mengambil sampel swab dari pasien itu yang ternyata hasilnya positif.

"Berarti ada penyakit lain yang berkontribusi menyebabkan kematiannya," kata Sekda Dewa Made Indra.

Terkait kematian WNA tersebut, saat ini pihaknya juga sedang melakukan tracing (penelusuran) terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan WNA tersebut. Hingga kemarin, pihaknya sudah mendapatkan satu orang yang terdekat dengan warga asing itu.

"Dari orang terdekat ini, sekarang digali informasi terus. Tim surveilans terus bergerak cari informasi," ujarnya.*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali denpasar Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top