Kampung Wisata Ampenan Dikembangkan

Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, merancang pembangunan kampung wisata di Kecamatan Ampenan dalam upaya menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 23 Juni 2019  |  10:33 WIB
Kampung Wisata Ampenan Dikembangkan
Sebagian sudut kota tua Ampenan, di Mataram, NTB - Istimewa

Bisnis.com, MATARAM--Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, merancang pembangunan kampung wisata di Kecamatan Ampenan dalam upaya menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Camat Ampenan Muzakkir Walad di Mataram, Minggu, mengatakan, kawasan yang akan dikembangkan menjadi kampung wisata antara lain Kelurahan Ampenan Utara, yang akan mendukung kampung wisata Taman Sosmed ala Jepang di Lingkungan Tinggar.

"Setelah kampung wisata berupa Taman Sosmed ala Jepang naik daun, kami telah berembuk dengan empat kepala lingkungan di Kelurahan Ampenan Utara, untuk melakukan pemetaan potensi wisata di lingkungan masing-masing," katanya.

Ia berharap para pemuda di Kebon Talo yang telah menuangkan kreativitas dengan memanfaatkan lahan untuk membangun Taman Sosmed bisa menularkan kemampuan mereka kepada warga lingkungan yang lain untuk mengelola potensi daerah.

"Salah satu Lingkungan yang akan kami dorong menjadi kampung wisata setelah Kebon Talo adalah Lingkungan Jempong Wareng. Insya Allah dalam waktu dekat ide pengembangan kampung wisata di Jempong segera kami rilis," ujarnya.

Camat Ampenan mengapresiasi para pemuda yang membangun Taman Sosmed ala Jepang di Kebon Talo dan menyatakan bahwa pemerintah kecamatan siap mendukung pengembangan kawasan tersebut.

"Sementara sifatnya masih komersial perorangan dan kami sedang melakukan komunikasi dengan pengelola agar sebisa mungkin melibatan warga sekitar," katanya.

Kampung wisata ala Jepang di Kebon Talo setiap hari ramai dikunjungi warga. Warga Tinggar Ampenan bernama Ray Anugerah yang mengelola taman itu mengatakan dalam sehari pengunjung Taman Sosmed sekitar 150--200 orang.

"Pengunjung taman rata-rata dari kalangan milenial yang aktif bermain sosial media (sosmed), sehingga saat musim libur seperti sekarang ini jumlah pengunjung bisa mencapai lebih 200 orang," katanya tentang pengunjung taman bunga yang dilengkapi dengan tempat-tempat unik itu swafoto itu seperti rumah gaya Jepang dan lampion.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, ntb

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top