Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bulog NTB Mulai Serap Jagung Petani

Bulog menyerap jagung dengan harga standar, ini dapat menyelamatkan petani jagung dari kerugian.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 01 Juni 2022  |  16:00 WIB
Pekerja mengeringkan jagung. Foto arsip. - Antara/Basri Marzuki
Pekerja mengeringkan jagung. Foto arsip. - Antara/Basri Marzuki

Bisnis.com, MATARAM – Perum Bulog Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai menyerap jagung hasil panen petani di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Abdul Muis S Ali, menjelaskan Bulog menargetkan bisa menyerap 10.000 ton jagung petani pasca panen Mei 2022.

“Kami sudah mulai melakukan penyerapan jagung di tingkat petani, untuk awal, kami sudah beli 5.000 ton jagung petani di daerah seperti 1.000 ton di Lombok Timur, 2.000 ton di Dompu dan 2.000 ton di Sumbawa. Kami akan kirim ke pulau Jawa. Selanjutnya akan kami serap secara bertahap,” jelas Muis, Rabu (1/6/2022).

Bulog membeli jagung petani dengan harga Rp4400 per kg, sesuai dengan harga yang sudah diatur oleh pemerintah. Muis menjelaskan turunnya Bulog menyerap jagung dengan harga standar, dapat menyelamatkan petani jagung dari kerugian, karena sebelumnya para pengepul membeli jagung petani dengan harga Rp3.150 per kg.

Untuk jangka Panjang, Bulog akan mengoptimalkan penyerapan jagung petani lebih banyak setelah beroperasinya silo dengan kapasitas 9000 ton.

“Kami sudah berinvestasi senilai Rp130 miliar untuk membangun tiga silo di NTB, dengan kapasitas masing-masing 3.000 ton, sehingga totalnya 9.000 ton. Kami targetkan September 2022 sudah beroperasi,” kata Muis.

Harga jagung di NTB sempat anjlok pada musim panen raya 2022, hal tersebut diakibatkan karena permintaan pasar saat musim panen justru menurun. Penurunan tersebut diakibatkan produksi pakan menurun karena permintaan dari peternak ayam juga turun. NTB sebagai salah satu lumbung jagung nasional setiap tahunnya memproduksi 1,6 juta ton jagung. (K48)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog ntb lombok timur
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top