Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Tiket MXGP Samota Dirilis, Mulai Rp100.000 Hingga Jutaan

Peserta yang sudah konfirmasi mengikuti event motocross paling bergengsi ini sejumlah 500 orang pembalap dan juga kru, yang berasal dari 19 negara.
Ilustrasi motocross./Antara-Sigid Kurniawan
Ilustrasi motocross./Antara-Sigid Kurniawan

Bisnis.com, MATARAM – Harga tiket event Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia yang digelar di Kawasan Samota, kabupaten Sumbawa mulai dirilis oleh penyelenggara dan akan mulai dijual pada awal Juni 2022.

Ketua Pelaksana MXGP Samota, Ridwan Syah, menjelaskan harga tiket paling murah untuk kelas festival akan dibanderol Rp100.000, kemudian untuk tiket VIP dan VVIP dibandrol hingga jutaan rupiah, paling mahal tiket MXGP dibandrol seharga Rp2 juta.

“Kami akan mulai menjual tiket pada 1 Juni 2022, sedangkan pelaksanaan balap tetap sesuai jadwal pada 24-26 Juni. Untuk tiket VIP dan VVIP kami sediakan 2500 tiket,” jelas Ridwan dalam keterangan resminya pada Kamis (26/5/2022).

Peserta yang sudah konfirmasi mengikuti event motocross paling bergengsi ini sejumlah 500 orang pembalap dan juga kru, yang berasal dari 19 negara. Ridwan Syah menuturkan panitia terus melakukan persiapan sirkuit, venue serta infrastruktur pendukung.

“Dampak dari event besar ini Sumbawa langsung membenahi akomodasi, dan pelayanan terbaik sedang kami siapkan. Infrastruktur seperti jalan, bandara dan rumah sakit juga otomatis berbenah,” kata Ridwan.

Pengerjaan sirkuit sendiri ditargetkan rampung pada awal Juni, atau maksimal 2 minggu sebelum balap digelar. Ridwan menjelaskan MXGP akan mendatangkan ribuan wisatawan ke pulau Sumbawa dan bisa membranding destinasi yang ada di Sumbawa khususnya Moyo, Teluk Saleh hingga Tambora.

Bupati Sumbawa, Mahmud Abullah menjelaskan, warga Sumbawa siap sebagai tuan rumah event MXGP yang merupakan event balap internasional pertama di Sumbawa. “event ini milik masyarakat Sumbawa, secara prinsip kami siap sebagai tuan rumah,” ujar Mahmud.

Sementara itu, Ketua Organda NTB, Junaidi Kasum menjelaskan kebutuhan armada bus untuk mengangkut penumpang MXGP 50 armada. Berbeda dengan MotoGP dimana bus banyak didatangkan dari pulau Jawa, untuk bus MXGP cukup disediakan oleh pengusaha lokal NTB.

“Kebutuhan armada bus tidak sebanyak saat MotoGP Mandalika, estimasi kami dibutuhkan 50 armada bus. Itu pun untuk ke Kawasan Samota tidak bisa bus berbadan besar, harus bus yang lebih kecil yang isinya 14 orang penumpang,” kata Junaidi.

Junaidi menjelaskan, bus di pulau Sumbawa dan Lombok sudah sangat memadai untuk mengangkut penonton MXGP, tanpa harus mendatangkan bus dari luar NTB. Walaupun target penonton 100.000 orang, 50 armada bus dinilai cukup karena 80 persen penonton MXGP berasal dari penonton local NTB sehingga membawa kendaraan sendiri ke lokasi. (K48)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper