Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IOF Nilai NTB Jadi Kiblat Kejuaraan Otomotif Nasional

Akomodasi di Lombok seperti hotel, restoran, transportasi dinilai oleh IOF sudah layak bagi event balap tingkat nasional dan internasional.
Ilustrasi offroad./Antara
Ilustrasi offroad./Antara

Bisnis.com, MATARAM – Event balap mobil offroad mulai ramai di Provinsi Nusa Tenggara Barat karena lintasan alam yang di Lombok dan Sumbawa dinilai bagus oleh para pembalap dan promotor offroad.

Sekretaris Jenderal Indonesia Offroad Federation (IOF), Joko Permana, menjelaskan NTB akan menjadi kiblat otomotif nasional karena memiliki lintasan yang bagus dan infrastruktur yang memadai.

“Potensi NTB sangat bagus dan saat ini bisa menjadi kiblat otomotif nasional termasuk untuk offroad. Kami merasakan lintasannya sangat bagus dan menantang, salah satunya di Malimbu tempat seri pertama kejuaraan nasional IOF berlangsung pada 2022,” jelas Joko kepada media di Lombok Utara, Senin (23/5/2022).

Akomodasi di Lombok seperti hotel, restoran, transportasi dinilai oleh IOF sudah layak bagi event balap tingkat nasional dan internasional. Joko juga menjelaskan, dukungan masyarakat terhadap event balap sangat bagus, sehingga memperlancar penyelenggaraan yang ada.

“Di Malimbu misalnya, kami rasakan dukungan masyarakat luar biasa, ketika kami informasikan ada ajang offroad, mereka langsung antusias dan sanggup menyewakan lahannya, rumah penduduk juga bisa kami sewa. Kemudian masyarakat bisa berjualan ketika event sehingga dampak ekonomi bisa dirasakan,” kata Joko.

IOF menggelar seri pertama kejuaran nasional di Malimbu, Lombok Utara pada 22-23 Mei 2022. Kejuaran tersebut diikuti oleh 24 pembalap offroad nasional.

Ketua IOF NTB, Lalu Herman Mahaputra atau dr.Jack, menjelaskan kalender balap NTB mulai ramai pada 2022, khususnya offroad, akan dilaksanakan dua kali di NTB.

“Selain IOF, nanti juga ada event dari IMI, jadi kalender event balap NTB sudah banyak masuk jadwal. Setelah IOF, event selanjutnya MXGP di Samota, kemudian, GT Asia Challenge, dan World Superbike nanti di November 2022 di Mandalika,” kata dr.Jack.

Event balap yang melibatkan banyak kru dinilai memberi dampak positif terhadap okupansi hotel di NTB.

“Satu tim saja bisa membawa 15 kru, jika 24 tim yang ikut kejuaran, maka bisa 360 orang yang terlibat di event offroad ini. Ini kan menumbuhkan okupansi hotel, dan destinasi wisata. Penduduk setempat juga mendapatkan dampak ekonomi dari berjualan makanan dan minuman,” ungkap dr.Jack. (K48)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper