Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyelenggaraan MXGP Samota Butuh Dana Rp50 Miliar

Setelah anggaran direvisi, kebutuhannya sekitar Rp50 miliar, dan itu murni dari sponsor.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 21 April 2022  |  12:23 WIB
Ilustrasi motocross. - Antara/Indriarto Eko Suwarso
Ilustrasi motocross. - Antara/Indriarto Eko Suwarso

Bisnis.com, MATARAM - Ajang Motocross Grand Prix (MXGP) Samota yang rencananya digelar pada 24 - 26 Juni 2022 membutuhkan anggaran Rp50 miliar.

Ketua Harian Pelaksana MXGP dr.Lalu Herman Mahaputra atau dr.Jack menjelaskan, Dana Rp50 miliar tersebut mulai dari pembangunan lintasan sirkuit tanah, landasan helikopter, fasilitas kesehatan, venue, hingga pembayaran kepada Infront, selaku promotor MXGP. Kebutuhan dana MXGP, tidak dianggarkan dari APBD NTB, tetapi berasal dari sponsor.

"Setelah anggaran direvisi, kebutuhannya sekitar Rp50 miliar, dan itu murni dari sponsor, kami tidak mengambil dari APBD, saat ini kami sedang menjajaki sponsor, termasuk siapa nanti sebagai sponsor utama," jelas dr.Jack dikantornya, dikutip, Kamis (21/4/2022).

Sudah ada 15 calon sponsor yang dijajaki oleh Panitia, mulai dari Pertamina, PT AMNT Mineral, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di NTB. "Sponsornya utamanya salah satu BUMN, Pak Gubernur juga sudah bertemu dengan Pak Wakil Menteri BUMN untuk soal sponsor tersebut, kami juga menjajaki perusahaan di NTB, mulai dari BUMD maupun swasta," kata dr.Jack.

Untuk pembenahan infrastruktur pelabuhan Badas, yang akan menjadi pintu masuk logistik dan penonton MXGP ke Sumbawa, Pemprov NTB telah mengusulkan ke PT Pelindo. dr. Jack menjelaskan perpanjangan run away Bandara Sultan Kaharudin, Sumbawa tidak bisa dilaksanakan dalam waktu singkat, karena harus melalui proses tender yang membutuhkan waktu, maka pelabuhan Badas menjadi alternatif masuknya logistik dan penonton MXGP.

"Skemanya logistik MXGP masuk ke Indonesia melalui Jakarta, dan dibawa melalui pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Badas, atau logistik turun di Bandara Lombok, dan dibawa dari Lombok ke Pelabuhan Badas, itu masih dicari opsi terbaik," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Ridwan Syah, menjelaskan Pelabuhan Badas dipastikan segera dibenahi oleh PT Pelindo. "Pelabuhan Badas sebagai pelabuhan utama logistik dan calon penonton MXGP akan dibenahi, dan ditargetkan rampung sebelum gelaran MXGP dilaksanakan," ungkap Ridwan. (K48)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntb balap motor
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top