Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Pastikan Kesiapan Pelabuhan Gili Mas Lombok Jelang MotoGP 2021

Pengembangan lahan area Pelabuhan Gili Mas saat ini telah mencapai 66 hektare, dengan total investasi pembangunan sebesar Rp 550 miliar.
Ni Putu Sri Widyastini Susila
Ni Putu Sri Widyastini Susila - Bisnis.com 21 September 2020  |  11:21 WIB
Foto udara destinasi wisata pantai Seger di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (12/8/2020). Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pada Kuartal III 2020 pemerintah akan menggelontorkan paket stimulus untuk pariwisata dalam bentuk diskon tiket pesawat ke destinasi wisata serta insentif pajak hotel atau restoran dengan alokasi anggaran hingga Rp25 triliun. - Antara/Ahmad Subaidi
Foto udara destinasi wisata pantai Seger di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (12/8/2020). Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pada Kuartal III 2020 pemerintah akan menggelontorkan paket stimulus untuk pariwisata dalam bentuk diskon tiket pesawat ke destinasi wisata serta insentif pajak hotel atau restoran dengan alokasi anggaran hingga Rp25 triliun. - Antara/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, MATARAM – Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memastikan segala pembangunan dan pengembangan infrastruktur Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat siap dalam rangka menyambut perhelatan event Internasional MotoGP Mandalika Tahun 2021 mendatang.

"Keberadaan terminal penumpang ini tentunya akan memberikan dampak yang sangat positif untuk sektor ekonomi dan pariwisata bagi masyarakat Lombok dan sekitarnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2020).

Nantinya Pelabuhan ini akan menyambut kedatangan kapal-kapal pesiar yang direncanakan akan dijadikan sebagai hotel terapung dengan kapasitas dua ribu hingga tiga ribu kamar bagi pengunjung dan penonton saat event internasional itu digelar.

Budi mengharapkan pembangunan ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara di kawasan Lombok dan sekitarnya. Hal ini juga turut menyukseskan rencana pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.

Selain terminal penumpang Gilimas, Budi juga berkesempatan meninjau Pelabuhan Penyerberangan ASDP Lembar dan Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid Lombok.
Kunjungannya kali ini ingin memastikan penerapan protokol kesehatan pada kedua objek transportasi tersebut. “Sebagaimana kita ketahui Mandalika di Lombok ini adalah salah satu destinasi pariwisata super prioritas. Untuk itu penting untuk saya memantau penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi ini di kedua tempat tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah yang saat itu mendampingi kunjungan menjelaskan, selain melihat kesiapan Pelabuhan Gili Mas, Menhub juga meninjau kesiapan Bandara Bima dan Sumbawa untuk di datangi Garuda Indonesia atau Citilink.

“Insya Allah, kalau tidak ada aral melintang, bulan ini Garuda Indonesia atau Citylink kembali akan beroperasi ke Bima dan Sumbawa,” ujarnya.

Dia berharap dengan beroperasinya jadwal penerbangan tambahan tersebut, mobilitas masyarakat akan menjadi lebih baik dan dinamis. Tentunya dengan catatan protokol kesehatan tetap harus diutamakan.

Direktur Teknik dan Operasional PT. Pelindo III, Putut Sri Muljanto juga menegaskan bahwa PT. Pelindo III dengan segala persiapannya, siap menyambut perhelatan event balapan dunia tersebut. Pasalnya, pengembangan lahan area Pelabuhan Gili Mas saat ini telah mencapai 66 hektare, dengan total investasi pembangunan sebesar Rp 550 miliar. Pelabuhan Gili Mas saat ini, juga sudah mulai operasi untuk menyambut kedatangan kapal-kapal Pesiar.

"Kami PT Pelindo III sudah siap menyambut MotoGP Mandalika 2021 mendatang. Begitupun untuk mengantisipasi kekurangan kamar hotel nantinya. Kami telah menyiapkan Hotel Terapung dengan kapasitas dua ribu sampai tiga ribu penumpang di pelabuhan ini," jelasnya.

Sebagai informasi selama masa uji coba operasional, sudah ada kapal pesiar yang masuk dan bersandar di dermaga dan terminal Gilimas. Dimulai pada tanggal 5 November 2019, kapal pesiar Sun Princess bersandar di pelabuhan Gili Mas dengan membawa wisatawan mancanegara sebanyak 1.988 orang dan 862 kru.

Total sudah sebanyak 12 kapal pesiar yang masuk dengan rincian 6 kapal pada tahun lalu, dan 6 kapal datang tahun ini. Sejauh ini kapal pesiar terpanjang yang sudah masuk adalah sepanjang 261 meter, namun dengan panjang dermaga 440 m2, maka dermaga Gilimas dapat menerima kapal bisa lebih dari 300 m hingga 400 m.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntb KEK Mandalika
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top