Selain MotoGP, Jokowi Ingin ITDC Jajaki Penyelenggaraan F1 di Mandalika

Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia Tourism Development Corporation menjajaki kemungkinan penyelenggaraan F1 di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, selain MotoGP.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 22 Mei 2019  |  15:25 WIB
Selain MotoGP, Jokowi Ingin ITDC Jajaki Penyelenggaraan F1 di Mandalika
Foto area Kuta Beach Park the Mandalika di kawasan KEK Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah,NTB, Minggu (24/2/2019). - ANTARA/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, BOGOR--Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia Tourism Development Corporation menjajaki kemungkinan penyelenggaraan F1 di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, selain MotoGP.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor, Rabu (22/5/2019).

"Bapak Presiden juga menyampaikan bahwa akan lebih efisien lagi atau akan lebih baik lagi untuk country branding jika Indonesia juga mempunyai balap mobil F1, yang merupakan balap mobil terkemuka di dunia," kata Abdulbar.

Sesuai arahan Presiden, Abdulbar mengungkapkan komitmen Indonesia untuk menjajaki penyelenggaraan F1 di Mandalika sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai lokasi sport tourism.

Lebih lanjut, Abdulbar menyatakan kesiapannya untuk mendukung program tersebut dengan menindaklanjuti arahan Presiden terkait penyelenggaraan F1 di Mandalika.

"Jadi kami langsung dengan desainer track-nya mendapat kepastian bahwa bentuk shape-nya tidak perlu diubah, hanya ada perlakuan untuk top soil dan ada beberapa sinyal-sinyal atau sensor yang harus kita tambahkan karena sifatnya agak berbeda," tekan Abdulbar.

Seperti diketahui, KEK Mandalika sudah dipastikan menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021.

Terkait persiapan pembangunan street circuit Mandalika ini, sudah dilaksanakan sejumlah kegiatan seperti survei lokasi, topografi, pemasangan pagar, pembebasan lahan, serta penyusunan desain sirkuit atau homologasi. 

"Bulan Oktober Insyaallah kita akan mulai membangun dalam jangka waktu 12 bulan, akan selesai jalan hanya sepanjang 4.3 km. Di sini kami juga sudah memastikan bahwa itu bisa dipakai untuk F1 juga," jelasnya.

Untuk proses konstruksi, ITDC menargetkan pembangunan pada Oktober 2019. Hingga saat ini, dia mengungkapkan masih dalam proses penyelesaian homologasi guna mensinkronkan sirkuit dengan kondisi di lapangan.

Selesai proses homologasi akan dilanjutkan dengan proses penyusunan Detail Engineering Desain (DED). Pembangunan badan jalan ditargetkan dimulai pada Oktober 2019 dan selesai pada triwulan II/2020. 

Proyek akan dilanjutkan oleh Vinci Construction Grand Project selaku investor Kompleks Street Circuit Mandalika. Sirkuit ditargetkan bisa beroperasi pada 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
f1, MotoGP, KEK Mandalika

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top