Tabanan Kejar Target Kunjungan 6 Juta Wisatawan Tahun 2019 

Kabupaten Tabanan Bali yang memiliki destinasi wisata andalan pura Ulun Danu Bedugul, Tanah Lot dan Jatiluwih menargetkan kunjungan 6 juta wisatawan di 2019 ini.
Ni Putu Eka Wiratminika Wiratmini | 12 Februari 2019 11:50 WIB
Pura Tanah Lot - Antara
Bisnis.com, DENPASAR – Kabupaten Tabanan pada 2019 ini menargetkan kunjungan wisatawan tumbuh 9% menjadi 6 juta wisatawan baik dari mancanegara dan domestik.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa mengatakan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara dan domestik pada 2018 ke Tabanan 5,5 juta kunjungan. Jumlah ini menandakan adanya peningkatan hingga 4,1% dibanding realisasi 2017. 
 
Dia optimistis target kunjungan wisatawan tahun ini akan tercapai karena pemerintah Tabanan terus berupaya memperbaiki infrastruktur untuk meningkatkan aksesibilitas ke destinasi di wilayah tersebut.
Tetapi dengan pembangunan infrastrukuktur tersebut berdampak pada penurunan anggaran promosi sektor pariwisata. Diperkirakan anggaran promosi tahun 2019 lebih kecil dari rata-rata tahunan yang hanya berkisar Rp200 juta. 
 
“Kita gak mau tergantung [anggaran promosi], kita kerjakan yang terbaik,” katanya kepada Bisnis, Selasa (12/2/2019). 
Rencananya, Tabanan akan meningkatkan promosi melakui media sosial, brosur, dan kerja sama dengan Kementerian maupun Asosiasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Selain itu, juga akan mengembangkan destinasi baru lainnya seperti Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu yang mengembangkan kebun bunga seluas 5 hektare are dan dibuka pada Juli 2019 nanti. 
 
Tabanan juga memiliki beberapa objek wisata terkenal lainnya yakni DTW Tanah Lot dan Jatiluwih. Dia optimistis kunjungan akan terus meningkat lantaran kunjungan wisatawan China yang mulai diperbaiki dan aktivitas Gunung Agung yang masih belum berpengaruh banyak pada pariwisata. 
 
Selain itu, karakteristik masing-masing objek wisata di Tabanan juga berbeda-beda. Seperti misalnya, Jatiluwih dengan pemandangan sawah yang sebagian besar atau sebanyak 90% kunjungannya merupakan wisatawan berkebangsaan Eropa. Wisatawan India juga cukup menggemari objek wisata yang ditawarkan Tabanan seperti Tanah Lot dengan wisata spiritual dan pantainya.
 
“Kita optimistis ya, mudah-mudahan Gunung Agung tetap tenang, tamu China semakin meningkat dan India juga, Eropa juga kita siapkan, jadi kebangsaan yang datang bermacam-macam,” katanya.
Selama ini, Tabanan memang menjadi salah satu kawasan objek wisata yang cukup digemari wisatawan. Wisatawan umumnya hanya melakukan kunjungan selama satu hari atau one day trip ke Tabanan dan kembali ke Badung untuk menginap.
Sementara, pada 2019, Kabupaten Badung sendiri menarget kunjungan wisatawan mancanegara akan sebesar 6,8 wisman dengan komposisi kebangsaan Australia dan New Zealand sebanyak 2 juta, Asia Pasifik 2 juta, Eropa dan Amerika Serikat 2,5 juta, serta sisanya dari niche market seperti Ceko dan Austria. 
Tag : pariwisata bali, Tanah Lot
Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top