Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Proyek Hidden City Ubud Sedot Investasi US$40 juta

Proyek Hidden City Ubud yang berada di Desa Petulu, Ubud, Kabupaten Gianyar bakal menjadi proyek terbesar di kawasan pariwisata Ubud
Foto maket rencana Hidden City Ubud. Bisnis/istimewa
Foto maket rencana Hidden City Ubud. Bisnis/istimewa

Bisnis.com, DENPASAR - Proyek Hidden City Ubud yang berada di Desa Petulu, Ubud, Kabupaten Gianyar bakal menjadi proyek terbesar di kawasan pariwisata Ubud dengan nilai investasi sebesar US$40 juta. 

Proyek ini mencakup area residensial investasi, komersial, dan ruang kerja modern, yang dirancang dengan tujuan menyediakan hunian investasi. Selain itu ada juga fasilitas terintegrasi seperti kantor, food court, gedung konser, jungle club, toko-toko, restoran, dan gym akan melengkapi pengalaman ini. Pengembangan beragam mulai dari pilihan villa mewah, apartemen, dan rumah kota berkualitas tinggi bergabung untuk membentuk lingkungan hidup yang integrasi. 

Hidden city Ubud menyediakan area komersial seluas 4.000 meter persegi. Hidden City Ubud menawarkan beragam fasilitas komersial, termasuk tempat makan eksklusif, toko-toko atau butik, dan platform bisnis yang serbaguna. Ruang kerja proyek ini mencakup 2.500 m2 ruang kerja, termasuk area coworking modern dan ruang kantor, yang membuatnya menarik bagi para pengusaha dan perwakilan bisnis.

Sales Executive Hidden City Ubud, Nyoman Suwesni menjelaskan Hidden City Ubud menawarkan beragam pilihan investasi, mulai dari apartemen dan rumah kota hingga villa mewah yang memungkinkan investor untuk melayani berbagai klien dan diversifikasi portofolio properti mereka. Selanjutnya, industri pariwisata Bali yang berkembang pesat berarti potensi pendapatan sewa yang substansial, memberikan kesempatan bagi investor untuk mendapatkan pendapatan pasif yang besar dengan menyewakan properti 

Proyek ini diproyeksikan rampung dalam tiga tahun kedepan. Suwesni menjelaskan Hidden City Ubud bisa menjadi magnet baru bagi investor dan wisatawan mancanegara yang ingin tinggal dalam jangka panjang di Bali.

"Dengan regulasi kepemilikan asing yang relatif mudah dibandingkan dengan negara lain, Bali dapat diakses oleh investor internasional, menjadikannya tujuan investasi properti yang menarik dan cocok untuk wisatawan yang ingin tinggal dalam jangka panjang," jelas Suwesni dikutip dari siaran pers, Jumat (6/10/2023). 

Investasi jumbo menurut Suwesni bisa berdampak positif terhadap pariwisata Bali yang sedang bergeliat. Momentum perkembangan pariwisata pasca pandemi ini juga menjadi titik balik terhadap bisnis penyewaan properti, menurutnya kepemilikan properti di Hidden City Ubud akan sangat menguntungkan karena memberikan kesempatan bagi investor untuk mendapatkan pendapatan pasif yang besar dengan menyewakan properti. 

Hidden City Ubud juga dibangun dengan konsep sadar lingkungan atau berkelanjutan dengan mempertimbangkan pemilihan bahan yang selektif. Suwesni menyebut proyek properti Hidden City Ubud menggabungkan keindahan seni Bali dengan kemewahan kontemporer.

"Lokasi Hidden City Ubud terhubung secara erat dengan hadirnya alam yang menyelimutinya, dengan kekayaan arkeologis, daya tarik alam yang memukau seperti sawah terasering yang tak ada duanya, air terjun yang mempesona, serta berbagai pura yang mendalam dalam makna dan sejarahnya," ujar Suwesni.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper