Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kawasan Ekonomi Khusus Sanur Fokus Segmen Kesehatan dan Pariwisata

KEK Sanur diusulkan seluas 41,26 hektare dengan nilai investasi sebesar Rp10,2 triliun dan target serapan tenaga kerja sebanyak 43.647 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Juli 2022  |  14:47 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus Sanur Fokus Segmen Kesehatan dan Pariwisata
Anggota Polair berpatroli menggunakan kapal cepat saat memantau kondisi cuaca buruk di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (12/7/2022). Kegiatan tersebut untuk memantau aktivitas penyeberangan kapal di tengah tingginya gelombang laut disertai angin kencang menyusul Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di 26 pantai di Bali. - Antara/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali, akan menghemat devisa mencapai Rp86 triliun hingga 2045, dengan penambahan devisa pada periode yang sama mencapai Rp19,6 triliun.

Usulan pembangunan KEK Sanur telah mendapat persetujuan dari Dewan Nasional KEK yang diketuai Menko Airlangga pada Sidang Dewan Nasional KEK, Jumat (22/7/2022), selanjutnya Dewan Nasional KEK akan merekomendasikan kepada Presiden untuk menetapkan KEK tersebut melalui peraturan pemerintah karena telah memenuhi persyaratan keberhasilan pengembangan KEK.

"Dengan ini, Dewan Nasional KEK menyetujui usulan KEK Sanur dan akan segera memfinalisasi peraturan pemerintah terkait dengan KEK Sanur," ujar Menko Airlangga dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (23/7/2022).

Dalam pengembangan KEK kesehatan pertama di Indonesia itu, pemerintah sedang membangun KEK Sanur yang berlokasi di Kota Denpasar, Bali.

KEK Sanur juga akan menjadi jawaban atas tantangan saat ini, yang mana banyak penduduk Indonesia lebih memilih untuk mendapatkan perawatan medis ke luar negeri karena keterbatasan fasilitas kesehatan di Indonesia.

Selain itu, dengan adanya pembangunan KEK Sanur diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja dan menghadirkan investasi baru. Di tahun 2030, diharapkan sekitar empat persen hingga delapan persen penduduk Indonesia yang sebelumnya berobat ke luar negeri menjadi berobat ke KEK Sanur dengan total pasien berada dalam kisaran 123 ribu sampai dengan 240 ribu orang.

Airlangga menuturkan KEK Sanur dirancang untuk menjadi KEK kesehatan dan pariwisata dengan rencana bisnis fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dan klinik, akomodasi hotel dan MICE, etnomedicinal botanic garden, serta commercial center.

Total lahan yang diusulkan yakni seluas 41,26 hektare dengan nilai investasi sebesar Rp10,2 triliun dan target serapan tenaga kerja sebanyak 43.647 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali sanur kek

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top