Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NTB Produksi Alat Rapid Test Antigen Bernama Entram

Alat rapid test antigen entram berhasil diproduksi secara masal dan mulai didistribusikan sebanyak 4.800 unit untuk 9 kabupaten/kota di NTB.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  20:58 WIB
penyerahan secara simbolis alat rapid test antigen Entram oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Science Tecnology and Industrial Park (Stipark) Banyumulek, Lombok Barat.
penyerahan secara simbolis alat rapid test antigen Entram oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Science Tecnology and Industrial Park (Stipark) Banyumulek, Lombok Barat.

Bisnis.com, MATARAM - Nusa Tenggara Barat berhasil memproduksi alat rapid test antigen bernama Entram yang diproduksi langsung oleh laboratorium Hepatika Bumi Gora.

Alat rapid test antigen entram berhasil diproduksi secara masal dan mulai didistribusikan sebanyak 4.800 unit untuk 9 kabupaten/kota di NTB.

Pendistrbusian dilakukan mulai Senin (10/5/2021) dengan penyerahan secara simbolis oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Science Tecnology and Industrial Park (Stipark) Banyumulek, Lombok Barat.

Kepala Laboratorium Hepatika Bumo Gora Mulyanto yang memimpin produksi alat rapid test antigen entram ini menjelaskan jika produk asli NTB ini bertekonologi tinggi daj sudah melalui berbagaj fase uji klinis.

"Hasil uji menunjukkan akurasinya sangat tinggi, bahkan sensitivitasnya lebih tinggi dari alat rapid test antigen komersil yang sudah ada. Akurasinya mencapai 91 persen, artinya jika 100 pasien positif, 91 orang teruji dari alat ini, sementara alat rapid test yang sudah ada sebelumnya akurasinta baru 80 persen" jelas Mulyanto pada Senin (10/5/2021).

Rapid test antigen Entram sudah mengantongi izin edar dan akan didaftarkan dalam e-katalog nasional. NTB saat ini mampu memproduksi 50.000 Entram dalam satu bulan, dan sudah tersedia 10.000 alat yang siap digunakan.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menjelaskan rapid test Entram yang berhasil diproduksi merupakan hasil dari program unggulan industrialisasi yang menjadi fokus pembangunan ekonomi NTB.

"Kami berhasil membuktikan potensi anak NTB, bahwa kita juga berhasil membangun industrialisasi di bidang kesehatan. Kami berharap alat rapid test Entram ini mulai digunakan di kabupaten/kota," ujar Zul.

NTB menargetkan alat rapid test Entram tidak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga bisa digunakan secara nasional di seluruh Indonesia. "Kami dorong produksinya semakin banyak, karena selain murah juga berteknologi tinggi," jelas Zul. (K48)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntb Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top