Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menghilangkan Penat di Taman Air Tirta Gangga

Berwisata ke Bali bukan hanya menikmati pantai yang indah atau seni budaya bernilai tinggi, tetapi juga bisa menikmati Taman Air Tirta Gangga.
Ni Putu Sri Widyastini Susila
Ni Putu Sri Widyastini Susila - Bisnis.com 11 November 2020  |  01:24 WIB
Objek wisata Taman Air Tirta Gangga./Bisnis.com -
Objek wisata Taman Air Tirta Gangga./Bisnis.com -

Bisnis.com, AMLAPURA – Selain pantainya yang indah, Bali juga memiliki destinasi wisata taman air yang wajib dikunjungi. Tidak hanya menarik karena keindahannya, objek wisata Taman Air Tirta Gangga juga menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah untuk mencegah Covid-19.

Sebelum memasuki area wisata, pengunjung diwajibkan mencuci tangan dan cek suhu badan. Untuk tiket masuk juga menerapkan pembayaran secara nontunai dengan Quick Response Indonesia Standard Code (QRIS) sebagai upaya mengindari penyebaran virus Covid-19 dari uang tunai.

I Komang Suparta, pengunjung asal Denpasar, mengatakan penerapan prokes di tempat wisata ini sudah bagus, dari sisi lain pengunjung domestik yang masih sedikit membuat kualitas liburan menjadi lebih nyaman dibandingkan dengan sebelumnya.

Terlebih lagi, objek wisata Tirta Gangga memiliki histori yang menarik untuk diketahui oleh masyarakat.  "Saya sudah percaya diri dan berani untuk berwisata bersama keluarga," kata Suparta kepada Tim Jelajah Wisata KemBali pada Selasa (10/11/2020).

Terkenal Sakral

Wisata ini merupakan salah satu tempat yang terkenal sakral dan digemari banyak wisatawan dengan pemandangan kolam dan air mancur, lengkap dengan ikan berwarna-warni yang berukuran besar. Selain itu, di sekeliling kolam air terdapat taman yang rimbun dengan arsitektur khas Bali dan China.

Tempat ini disebut sebagai istana air karena memiliki kolam yang tidak pernah kering. Air selalu mengalir ke kolam Tirta Gangga dari perbukitan di kawasan timur Bali.

Pengunjung lainnya yang berasal dari Makassar, Ina Dewi, mengatakan kunjungannya ke Tirta Gangga sangat berkesan karena dapat menghilangkan stress.

“Saya sebagai penggemar wisata kultural sangat menikmati wisata ini, selain duduk di atas batu-batu di tengah kolam, saya bisa bermain bersama ikan hias yang jinak dan selalu kelaparan sepertinya,” tuturnya.

Kompleks seluas satu hektare ini dibangun pada 1946 oleh mendiang Raja Karangasem dan hampir hancur seluruhnya akibat letusan Gunung Agung pada 1963. Kemudian sudah diperbaiki kembali.

Memanjang di Persawahan

Tirta Gangga dibangun memanjang dari timur ke barat di kawasan persawahan. Ada tiga bangunan yang menjadi dominasi karakternya yakni terdapatnya patung, bangunan kolam dan areal perkebunan. Semua bangunan tersebut memiliki makna tersirat di dalamnya.

Bagi pengunjung yang ingin datang ke Taman Air Tirta Gangga, bisa menggunakan kendaraan pribadi menuju Karangasem dengan harga tiket masuk Rp25.000 per orang. Jika ingin berenang, cukup menambah biaya Rp10.000 per orang.

Lokasinya terletak sekitar 5 kilometer sebelah utara dari pusat Kota Amlapura. Jika dari Kuta berjarak sekitar 75 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan.

Program ini didukung oleh Kemenparekraf, BPD Bali, Astra Isuzu, Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa,  Pertamina Region Jatimbalinus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata Jelajah Jawa-Bali
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top