Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelajah Wisata KemBali Eksplorasi Kesiapan Destinasi Tangani Covid-19

Mudah-mudahan apa yang dilakukan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Bali yang sudah delapan bulan diterpa pandemi.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 10 November 2020  |  09:04 WIB
Tim Jelajah Wisata KemBali Bisnis Indonesia berfoto bersama Kadis Pariwisata Bali I Putu Astawa.
Tim Jelajah Wisata KemBali Bisnis Indonesia berfoto bersama Kadis Pariwisata Bali I Putu Astawa.

Bisnis.com, DENPASAR - Jelajah Wisata KemBali yang diinisasi kantor perwakilan Bisnis Indonesia di Bali mengeksplorasi kesiapan pariwisata menangani Covid-19 di Pulau Dewata.

Kepala Dinas Pariwisata Bali I Putu Astawa mengatakan selain untuk memasarkan wisata, program Jelajah Wisata Kembali yang dilakukan di tengah pandemi juga diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke berbagai daerah di Pulau ini. Termasuk mengenai kesiapan dalam menangani Covid-19.

"Yang dilakukan Bisnis Indonesia sangat sejalan dengan program Pemprov Bali untuk membangkitkan kembali pariwisata yang memberi multiplier efek bagi sektor lainnya," tuturnya saat melepas tim Jelajah Wisata Kembali Bisnis Indonesia, Selasa (10/11/2020).

Astawa juga berharap program ini dapat mengeksplorasi hidden place atau tempat tersembunyi di Bali yang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan terutama pada daerah di luar Bali selatan. Seperti Klungkung, Karangasem, Buleleng, Bangli, dan Tabanan. Selain itu juga dapat mengeksplorasi ekonomi lokal seperti kerajinan tenun di Karangasem dan Jembrana, atau kerajinan endek di Sri Widi Klungkung, pembuatan arak di Karangasem.

Dia mengungkapkan, 65 persen ketertarikan pariwisata terhadap Bali dari sisi budaya, 30 persen wisata alam, dan 5 persen dari wisata buatan seperti taman burung.

"Mudah-mudahan apa yang dilakukan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Bali yang sudah delapan bulan diterpa pandemi," tambahnya.

Menurutnya, saat ini wisata Bali masih menjadi tujuan wisata favorit. Hal ini terlihat dari antusias kunjungan wisatawan untuk berlibur ke Bali saat long weekend akhir Oktober 2020 lalu. Sehingga dengan lebih dieksporasi melalui program Jelajah Wisata Kembali, Bali dapat menjadi leading sektor pariwisata di Indonesia.

"Kami berharap wisatawan bisa berdatangan, karena kalau mengandalkan sektor lain belum bisa mendongkrak ekonomi, terlebih peran atau kontribusi pariwisata Bali terhadap pariwisata nasional sangat besar," tuturnya.

Program ini didukung oleh, Kemenparekraf, BPD Bali, Astra Isuzu, Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa, Pertamina Region Jatimbalinus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top