Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPD Bali Layani Pembayaran QRIS di Undiknas Bali

BPD Bali mewadahi transaksi non tunai dan digital menggunakan QRIS untuk mahasiswa di Universitas Pendidikan Nasional atau Undiknas Bali.
Ni Putu Sri Widyastini Susila
Ni Putu Sri Widyastini Susila - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  15:00 WIB
BPD Bali - indojobhunter.com
BPD Bali - indojobhunter.com

Bisnis.com, DENPASAR – BPD Bali mewadahi transaksi non tunai dan digital menggunakan QRIS untuk mahasiswa di Universitas Pendidikan Nasional atau Undiknas Bali.

Dengan layanan ini, mahasiswa di salah satu perguruan swasta di Denpasar dapat membayar SPP hingga berbelanja di kantin menggunakan scan barcode QRIS BPD Bali.

Dirut BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan layanan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi buat Undiknas serta sebagai bentuk upaya mengurangi penyebaran Covid-19 melalui transaksi nontunai.

BPD Bali memang sudah bekerjasama dengan Undiknas dan sudah sering berkontribusi dalam ilmu pengetahuan. Kali ini kami bekerja sama dalam pemanfaatan QRIS,” ujarnya di sela-sela QRIS Bank BPD Bali Goes to Campus di Denpasar, Selasa (25/08/2020).

Pengenalan QRIS di Undiknas merupakan launching QRIS BPD Bali pertama di sektor pendidikan. Nyoman Sudharma berharap, Undiknas dapat menjadi contoh bagi kampus lain sebagai kampus yang melakukan transaksi dengan QRIS.

Rektor Undiknas I Nyoman Sri Subawa menyambut baik penerapan pembayaran QRIS di kampus yang memiliki mahasiswa sebanyak 7.000 orang tersebut.

Dia menuturkan adanya peluncuran transaksi nontunai ini sebagai respon terhadap permasahalan COVID-19. Menurutnya, transaksi secara nontunai dapat membantu penanggulangan bahkan memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Dengan QRIS, kita mengedukasi mahasiswa penggunaan transaksi nontunai. Berharap kedepannya dapat tetap bersinergi dan melakukan upaya-upaya edukasi terhadap stakeholder. Dengan penerapan QRIS, tentunya memberikan manfaat penggunaan transaksi contactless,” ujarnya.

Nyoman Sri Subawa menyampaikan edukasi penggunaan QRIS membutuhkan waktu. Sebelumnya, BPD Bali sudah bersosialisasi dengan melakukan kelas online yang merupakan proses edukasi terhadap mahasiswa.

Dia mengharapkan semua mahasiswanya yang berjumlah 7.000 orang dapat menggunakan transaksi nontunai selama pandemi ini. Dia berharap, dengan adanya QRIS di Undiknas, dapat memberi point tambahan kampus sebagai lembaga pendidikan yang memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai contoh untuk instansi lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd bali QR code
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top