Denpasar Dorong Aktivitas Pengurangan Risiko Merokok

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya mengapresiasi adanya produk tembakau alternatif yang tengah berkembang di Bali yang merupakan hasil dari pengembangan inovasi teknologi di industri tembakau.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 23 Juni 2019  |  12:52 WIB
Denpasar Dorong Aktivitas Pengurangan Risiko Merokok
Seorang pria memegang kemasan rokok di Paris (25/9/2014) - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR—Pemkot Denpasar tengah mendorong program pengurangan risiko yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan di antaranya masalah rokok.

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya mengapresiasi adanya produk tembakau alternatif yang tengah berkembang di Bali yang merupakan hasil dari pengembangan inovasi teknologi di industri tembakau.

“Kami akan mendorong kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif untuk mengetahui sejauh mana kehadiran produk ini mengurangi permasalahan rokok,” katanya, akhir pekan.

Menurut Rai Mantra perlu ada kajian yang jelas tentang produk tembakau alternatif, sekaligus untuk mendapatkan gambaran lebih mendalam terkait seberapa besar dampaknya bagi pertumbuhan ekonomi.

Kata dia produk tembakau alternatif merupakan bagian dari industri kreatif yang perlu didorong. Rencana pembangunan jangka panjang (RPJM) di antaranya bukan sekadar menempatkan UMKM untuk mengembangkan industri kreatif, tetapi juga menumbuhkan penghasilan per kapita warga kota.

Pemkot Denpasar juga melakukan berbagai aktivitas sebagai kampanye terhadap peningkatan kesehatan dan kualitas lingkungan di antaranya aksi bersih-bersih Pantai Mertasari dari puntung rokok dan sampah plastik pada Mei lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Ketut Wisada sebelumnya mengatakan kajian ilmiah akan menjadi acuan bagi Pemkot Denpasar dalam mengeluarkan kebijakan. Pemkot Denpasar mengharapkan kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif dilakukan oleh para akademisi.

Kata dia Pemkot Denpasar akan mempublikasi hasil dari kajian tersebut kepada publik, sehingga masyarakat memiliki gambaran tentang produk tembakau alternatif. “Kami tidak serta merta mengeluarkan sebuah regulasi yang tidak memiliki solusi,” ujarnya.

Dukungan Pemkot Denpasar terhadap gerakan pengurangan risiko, pemangku kebijakan lainnya juga diharapkan terbuka untuk mengkaji produk dan berbagai potensi manfaat yang dapat dikembangkan dari keberadaan produk tembakau alternatif. 

Ia menambahkan di beberapa negara maju seperti Inggris, Kanada, dan Selandia Baru, produk ini dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah perokok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tembakau, denpasar

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top