Incar 2 Juta Wisman Eropa, Badung Promosi ke Swiss & Jerman

Badan Promosi Pariwisata Daerah Badung melakukan promosi di Zurich, Swiss dan Berlin, Jerman yang merupakan bagian dari upaya mendatangkan 2 juta wisatawan asal Eropa tahun ini.
Ema Sukarelawanto | 13 Maret 2019 20:55 WIB
Wisatawan memadati Pantai Kuta jelang Hari Raya Nyepi di Badung, Bali, Minggu (3/3/2019). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, DENPASAR--Badan Promosi Pariwisata Daerah Badung melakukan promosi di Zurich, Swiss dan Berlin, Jerman yang merupakan bagian dari upaya mendatangkan 2 juta wisatawan asal Eropa tahun ini.


Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Badung I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan Swiss dipilih sebagai target misi penjualan karena negara ini memiliki pasar wisatawan klasik yang memiliki potensi besar untuk dibidik.


“Swiss selain sudah menjalin kerja sama yang baik pemerintah kita pada bidang ekspor dan impor, juga berkontribusi sekitar 1,5 juta wisman pada 2018 dan diharapkan dapat meningkat 2 juta pada 2019 ini,” katanya, Rabu (13/3/2019).


Delegasi dari Badung yang berasal dari industri, perwakilan asosiasi, dan tim BPPD Badung melakukan table top di Zurich (5 Maret) dilanjutkan di pasar wisatabtahunan terbesar, ITB Berlin (6-10 Maret).


Menurut Rai pasar wisatawan Eropa merupakan pangsa yang tepat untuk dikembangkan dan bahkan diperkuat di Bali.


Selain memiliki posisi tawar tinggi, rata-rata lama tinggal wisatawan Eropa yang berkisar 7-10 malam memberikan dampak positif bagi Bali yang ingin mengembangkan pariwisata berkualitas (quality tourism).


Kata dia upaya yang telah dilakukan ini perlu mendapatka komitment dari para pemangku kepentingan pariwisata di Bali untuk mengelola pasar Eropa dengan baik.


“Salah satunya penguatan standardisasi prosedur dan keamanan yang dimiliki setiap properti. Pasar Eropa sangat sensitif terhadap standar tersebut sehingga kondisi ini harus dipersiapkan dengan baik dan matang,” tuturnya.


Ia menyebut standar kelayakan, keamanan, pelayanan, dan pengelolaan bukan hanya untuk akomodasi, tetapi juga pelaku usaha pariwisata lain seperti jasa transportasi, biro perjalanan, pemandu wisata hingga destinasi yang ada.


Table top di Swiss diikuti 47 perwakilan top wholeseller negara tyersebut, 3 perwakilan dari Singapore Airlines, 5 tim BPPD Badung, dan 12 perwakilan industri pariwisata Bali.


Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra sebelumnya menjelaskan tahun ini menargetkan kunjungan 6,8 wisman dengan komposisi kebangsaan Australia dan New Zealand 2 juta, Asia Pasifik 2 juta, Eropa dan Amerika Serikat 2,5 juta, dan sisanya dari niche market seperti Ceko dan Austria.


Kata dia Badung tetap mengunggulkan keberadaan hotel dan restoran untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, selain menghadirkan spa, desa wisata, dan sport tourism. 


"Produk kita sangat beragam, juga ada kuliner dan wisata belanja. Inilah produk unggulan kita untuk dijual ke luar negeri," katanya. 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata bali, badung

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup