Bisnis.com, SELONG - Kunjungan wisatawan ke pantai Sunrise Land, Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur selama libur menurun drastis jika dibandingkan libur Lebaran 2024.
Direktur Sunrise Land Lombok Qori' Bayyinaturossyi menjelaskan rata - rata kunjungan selama libur Lebaran hanya 1.500 orang per hari, jauh menurun jika dibandingkan dengan kunjungan libur Lebaran di 2024 dengan kunjungan 5.000 - 6.000 orang per hari.
"Kalau dibandingkan dengan kunjungan libur Lebaran 2024, kunjungan saat ini jauh menurun. Mungkin karena faktor cuaca ekstrim. Kami memproyeksikan kunjungan akan meningkat saat libur Lebaran Topat (Ketupat)," jelas Rossi kepada Bisnis, Sabtu (5/4/2025).
Mayoritas yang berkunjung merupakan wisatawan lokal, mereka datang untuk menikmati dan mandi di pantai Sunrise Land.
Untuk memastikan keselamatan pengunjung saat berwisata, pengelola Pantai Sunrise Land melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lotim.
Qori menyebut kerjasama tersebut merupakan komitmen pengelola selama ini.
Baca Juga
Pihaknya ingin lebih memastikan lagi bahwa para pengunjung benar-benar merasakan pengalaman wisata yang aman dan nyaman di Sunrise Land Lombok.
Ia juga sudah menyampaikan permohonan dukungan kepada Dinas terkait untuk menempatkan beberapa personilnya di Sunrise Land Lombok pada Minggu (6/4/2025) lusa untuk melakukan Pengawasan dan Mitigasi di tempat wisata.
"Saya memprediksi hari Minggu itu kunjungan di Sunrise Land Lombok akan cukup ramai, makanya kami sangat mengharapkan keterlibatan Tim Penyelamatan dari Damkarmat Lotim," kata Qori.
Sunrise Land Lombok merupakan wisata pantai yang selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di NTB, apalagi di momen libur panjang ini.
Qori mengatakan bahwa kunjungan wisatawan setelah lebaran mengalami peningkatan, meskipun tidak terlalu ramai jika dibandingkan dengan kunjungan libur Lebaran 2024.
Namun demikian, pihaknya tetap komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung saat berwisata di Sunrise Land Lombok, terutama dari aspek keselamatan. Salah satu upaya untuk mewujudkan itu, kata dia, adalah dengan melibatkan tim penyelamat dari Damkarmat Lotim.
Sebagai informasi, Sunrise Land Lombok merupakan wisata pantai yang memiliki Visi menjadi Tempat Wisata terbersih dan teraman di NTB.
Wisata Pantai yang dikelola para pemuda setempat itu dikembangkan dengan perangkat budaya masyarakat setempat dan dengan basis ilmu pariwisata yang kokoh.
Berbagai aktivitas dapat dilakukan di spot wisata tersebut, mulai dari kegiatan seremonial kegiatan santai dan hiburan semata, hingga kegiatan olahraga dan keagamaan.