Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Teh Kelor NTB Bidik Pasar Ekspor Baru Melalui Pameran G20

Ajang G20 merupakan momen tepat untuk membranding teh kelor ke pasar ekspor dengan membidik pembeli yang potensial untuk diajak bekerjasama.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 16 November 2022  |  12:53 WIB
Teh Kelor NTB Bidik Pasar Ekspor Baru Melalui Pameran G20
Teh Kelor. - Ist
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Teh Kelor Moringa Kidom yang merupakan salah satu produk UMKM asal Lombok, Nusa Tenggara Barat berkesempatan menjajakan produknya di pameran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua Bali karena terpilih sebagai salah satu merchandise G20.

Nasrin selaku pemilik dari usaha teh kelor mengaku sangat senang setelah mengetahui produknya terpilih sebagai merchandise di G20. Dia mengatakan tidak menyangka bisa terpilih karena harus bersaing dengan 1.200 UMKM dari seluruh Indonesia.

Teh kelor tidak menargetkan penjualan dalam pameran di KTT G20. “Saya tidak menarget berapa produk saya harus banyak diorder, karena terpilih saja saya sudah bahagia. G20 ini merupakan momen langka bagi kami pelaku UMKM,” jelas Nasrin saat dihubungi Bisnis, Rabu (16/11/2022).

Meskipun tidak menarget penjualan selama pameran KTT G20, Nasrin mengaku banyak delegasi yang tertarik dengan produknya kemudian membeli teh kelor di stan pameran tersebut. “Memang kami dapat penjualan selama pameran, banyak juga delegasi yang tertarik untuk membeli setelah kami jelaskan manfaatnya,” ujar Nasrin.

Ajang G20 menurut Nasrin merupakan momen tepat untuk membranding teh kelor ke pasar ekspor dengan membidik pembeli yang potensial untuk diajak bekerjasama. Dengan adanya logo G20 di produk teh kelor, akan menjadi mengangkat brand tersebut dan bisa menarik buyer potensial dari luar negeri.

Usaha teh kelor dirintis dan dikembangkan Nasrin sejak 1993, dia terinspirasi mengembangkan bisnis ini dari minuman jamu dari bahan baku kelor yang sudah menjadi tradisi leluhur di NTB. Niatnya mengembangkan kelor sebagai bahan teh selain untuk bisnis juga mempertahankan tradisi yang sudah mulai banyak ditinggalkan. Saat Nasrin mengembangkan bisnis ini, sebagian masyarakat hanya menganggap kelor sebagai sayur biasa dan tidak bisa dikembangkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Mashuri, menjelaskan masuknya Teh Moringa Kidom mewakili NTB di KTT G20 bisa menjadi penyemangat bagi UMKM daerah untuk terus berkembang dan naik kelas. Mashuri berharap Teh Kelor bisa membawa buyer ke NTB. “Kami harap Teh Kelor bisa membawa buyer ke NTB,” ujar Mashuri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daun kelor kelor ntb
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top