Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nilai Transaksi Money Changer di Bali Capai Rp4,39 Triliun

Saat ini sudah 532 money changer resmi beroperasi dengan 103 money changer yang berkantor pusat di Bali dan 429 kantor cabang money changer.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 27 Oktober 2022  |  13:13 WIB
Nilai Transaksi Money Changer di Bali Capai Rp4,39 Triliun
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di salah satu money changer. - Bisnis/Himawan L Nugraha.
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali mencatat nilai transaksi money changer di Bali sepanjang 2022 mencapai Rp4,39 triliun atau meningkat 161,25 persen dibandingkan pada periode yang sama pada 2021.

Rata-rata nilai transaksi di money changer dalam satu bulan mencapai Rp627 miliar, jauh meningkat dibandingkan dengan rata-rata transaksi pada 2021 yang hanya Rp240 miliar setiap bulan. Peningkatan nilai transaksi ini terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara ke Bali.

Saat ini sudah 532 money changer resmi beroperasi dengan 103 money changer yang berkantor pusat di Bali dan 429 kantor cabang money changer.

Kepala Perwakilan BI Bali, Trisno Nugroho menjelaskan dengan meningkatnya transaksi di money changer, perlu diwaspadai munculnya money changer ilegal di destinasi wisata seperti Kuta, Canggu, Seminyak hingga Ubud. Money changer tidak berizin berpotensi melakukan modus penipuan dan digunakan untuk tindak kejahatan pencucian uang serta pendanaan terorisme. Hal ini tentu saja dapat mencoreng citra pariwisata Bali.

Bank Indonesia bersama petugas gabungan dari Satpol PP, Desa Adat intens melakukan pengawasan terhadap money changer ilegal. Money changer ilegal yang ditemukan saat operasi langsung dilakukan penutupan untuk memberi efek jera.

“Kami melihat gebrakan-gebrakan yang dilakukan di Kuta, Legian, Seminyak, Canggu, dan Ubud mulai memberikan efek jera ke money changer tidak berizin,” jelas Trisno dalam siaran pers, Kamis (27/10/2022).

Menurut Trisno, Bank Indonesia juga intens melakukan edukasi kepada wisatawan untuk bertransaksi atau menukarkan uangnya di kantor money changer resmi. Selain itu, edukasi juga diberikan kepada pelaku pariwisata, desa adat hingga Satpol PP untuk menyamakan pemahaman dan persepsi terhadap bahaya money changer ilegal jika dibiarkan beroperasi.

Selain itu, untuk meningkatkan layanan digital dalam penyelenggaraan money changer, BI Bali bekerja sama dengan Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Bali mengembangkan aplikasi penukaran valas. Aplikasi ini menyediakan informasi lokasi dan nilai tukar dari money changer berizin yang ada di wilayah Bali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

valas money changer bali
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top