Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPD Bali Targetkan Kredit UMKM Rp1,6 Triliun pada 2022

Setiap tahun penyaluran kredit UMKM mengalami peningkatan. Target penyaluran pada 2023 mencapai 1,6 triliun.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 20 Oktober 2022  |  18:15 WIB
BPD Bali Targetkan Kredit UMKM Rp1,6 Triliun pada 2022
Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. - Ist
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menargetkan penyaluran kredit ke pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada 2023 melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp1,6 triliun atau meningkat dibandingkan target penyaluran pada 2022 sejumlah Rp1,2 triliun.

Sepanjang 2022 Bank BPD Bali telah menyalurkan kredit UMKM senilai Rp1,1 triliun atau sekitar 90 persen dari target penyaluran pada 2022. BPD Bali optimistis realisasi penyaluran 2022 bisa tercapai seiring dengan semakin bergeliatnya sektor ekonomi Bali.

Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menjelaskan BPD Bali komitmen meningkatkan penyaluran kredit UMKM sesuai dengan perannya sebagai bank daerah.

“Kami memang fokus untuk penyaluran kredit UMKM, sesuai dengan peran kami sebagai Bank daerah. Setiap tahun penyaluran kredit UMKM mengalami peningkatan. Begitu juga target penyaluran pada 2023 atau tahun depan kami targetkan mencapai Rp1,6 triliun,” jelas Nyoman Sudharma dikutip, Kamis (20/10/2022).

Pada 2020 penyaluran kredit ke UMKM BPD Bali mencapai Rp667,5 miliar, yang terdiri dari penyaluran KUR Super Mikro Rp7,3 miliar, KUR Mikro Rp73,2 miliar, KUR Kecil Rp586,9 miliar.

BPD Bali menilai ekonomi Bali pada 2023 akan semakin tumbuh walaupun di tengah ketidakpastian global meskipun perbankan akan selektif dalam memberikan kredit untuk mengantisipasi dampak resesi.

Dalam 10 tahun terakhir, BPD Bali juga fokus dalam melakukan transformasi dengan memperkuat teknologi untuk bertransformasi sebagai bank digital.

Menurut Nyoman Sudharma, transformasi ini juga bagian dari adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi dari sebelumnya dengan interaksi fisik beralih ke arah virtual (cashless dan contactless). Transaksi mobile banking BPD Bali juga tumbuh 5,3 persen pada 2022, mencerminkan transformasi BPD Bali berjalan sesuai target.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd bali umkm
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top