Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelajah Green Province: Bali Fokus Pengembangan PLTS

Kapasitas PLTS atap akan terus berkembang seiring dengan kesadaran masyarakat untuk menggunakan energi hijau yang lebih ramah lingkungan
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 14 September 2022  |  10:36 WIB
Jelajah Green Province: Bali Fokus Pengembangan PLTS
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (tengah depan) meninjau kesiapan Jelajah Green Province, Selasa (13/9/2022). Turut mendampingi Kadis Tenaga Kerja dan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Ngurah Arda (kiri belakang), Kepala Bidang ESDM Bali Ida Bagus Setiawan (tengah belakang), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Gede Pramana (tengah), Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Bali Feri Kristianto (tengah kanan), GM Integrated Marketing Solution (kanan). - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Bali terus menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mewujudkan kemandirian energi Bali dengan pembangkit yang bersih dan ramah lingkungan.

Saat kapasitas PLTS di Pulau Dewata sudah mencapai 10 MW, kapasitas tersebut berasal dari PLTS yang dibangun oleh pemerintah maupun pihak swasta, hingga PLTS atap dengan kapasitas 1 KWp hingga 3 KWp. PLTS yang sudah berjalan yakni PLTS Bangli dengan kapasitas 1 MWp yang dikelola oleh BUMD Bangli.

PLTS Kubu di kabupaten Karangasem yang juga dikelola oleh Pemda. Di Kabupaten Karangasem terdapat juga PLTS Tianyar dengan kapasitas 20 KWp dan PLTS Cegi yang tidak jauh dari PLTS Kubu. Letak Geografis Kawasan Kubu yang memiliki sinar matahari yang tinggi dinilai paling cocok sebagai lokasi pembangunan PLTS.

Selain itu terdapat juga PLTS Hybrid di Nusa Penida dengan kapasitas 3,5 MW. Kepala Bidang ESDM, Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali, Ida Bagus Setiawan menjelaskan, untuk PLTS Atap, kapasitasnya sudah mencapai 3,4 MW, mulai dari PLTS atap yang dipasang di perkantoran hingga rumah tangga.

Menurut Setiawan, kapasitas PLTS Atap akan terus berkembang seiring dengan kesadaran masyarakat untuk menggunakan energi hijau yang lebih ramah lingkungan.

“Kami terus membangun ekosistemnya mulai dari sosialisasi dan mendorong infrastruktur energi terbarukan di Bali,” jelasnya kepada Bisnis di sela-sela keberangkatan Tim Jelajah Green Province 2022, Selasa (13/9/2022).

PLTS dalam kapasitas besar juga sedang dalam tahap pembangunan, yakni PLTS Bali Barat dengan kapasitas 25 MW, dan PLTS Bali Timur dengan kapasitas 25 MW. PLTS tersebut dibangun oleh Medco Energy dan direncanakan beroperasi pada akhir 2023. Selain Medco, Danone juga telah membangun PLTS dengan kapasitas 20 KWp.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menjelaskan Pemprov Bali telah mendorong pembangunan pembangkit dengan energi terbarukan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No.45 tahun 2019. Dalam Pergub tersebut diatur tentang pembangunan pembangkit di Bali harus ramah lingkungan seperti PLTS, Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) hingga Pembangkit Listrik yang memanfaatkan sampah.

“Kami mendukung upaya semua pihak yang mendukung pembangunan pembangkit di Bali dalam upaya mendorong kemandirian energi Bali dengan energi bersih,” ujar Cok Ace. (C211)

Program Jelajah Green Province 2022 ini didukung oleh BNI, ASDP Indonesia Ferry, Pertamina Gas Negara (PGN), BPJS Jamsostek Kanwil Banuspa, XL Axiata, dan Astra Isuzu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali plts
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top