Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satpol PP Badung Hentikan Operasi Restoran dalam Gua

Alasan dihentikan pertama karena tidak memiliki izin kemudian kami ingin memastikan status gua ini apakah sebagai cagar budaya atau cagar alam.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 19 Juli 2022  |  15:51 WIB
Satpol PP Badung Hentikan Operasi Restoran dalam Gua
Kondisi restoran dalam gua di kawasan The Edge Hotel, Pecatu, Kuta Selatan Kabupaten Badung. - Ist

Bisnis.com, DENPASAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan operasi restoran gua yang sempat viral di media sosial karena tidak memiliki izin operasi.

Restoran dalam gua tersebut berada di kawasan The Edge Hotel, Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Restoran tersebut beroperasi sejak 19 Mei 2022 lalu dan kemudian viral di media sosial dalam sepekan terakhir. Kasat Pol PP Kabupaten Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara, menjelaskan, alasan penutupan sementara restoran dalam gua tersebut untuk memastikan status gua di Dinas Kebudayaan.

“Setelah meninjau kondisi restoran dalam gua, kesimpulan kami bahwa operasi restoran ini dihentikan sementara, alasan dihentikan pertama karena tidak memiliki izin kemudian kami ingin memastikan status gua ini apakah sebagai cagar budaya atau cagar alam. Dinas Kebudayaan akan memastikan statusnya,” ujar Suryanegara, Selasa (19/7/2022).

Jika Dinas Kebudayaan dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyatakan gua tersebut boleh digunakan sebagai tempat restoran maka pemilik restoran diperbolehkan melanjutkan operasi restoran.

Sementara itu, Salah Satu Pengelola The Edge Hotel, Ketut Sumatra, menjelaskan gua itu ditemukan sejak 2014 oleh pihak hotel berawal dari tanah di atas gua yang runtuh, dan membentuk lubang besar. Sejak 2016, pihak hotel sudah berencana membuka restoran eksklusif di gua tersebut tetapi baru terwujud pada Mei 2019.

Soal tidak adanya perizinan restoran, pengelola hotel menilai tidak mengurus izin khusus karena lokasi gua tersebut berada di dalam kawasan hotel, sehingga pengelola menilai izin operasinya sudah masuk ke dalam izin hotel dan restoran bintang lima yang diurus sebelumnya.

“Dalam izin sebelumnya, apapun yang berada dalam lingkungan hotel bisa kami gunakan, berdayakan sehingga kami menilai tidak perlu mengurus izin baru untuk menggunakan gua tersebut. Kami tidak mengira akan bermasalah,” ujar Sumatra.

Walaupun telah dialihfungsikan sebagai restoran, pengelola menjamin tidak mengubah bentuk gua tersebut walaupun didesain sebagai restoran mewah. Salama beroperasi, restoran gua tersebut bisa menampung 12 orang tamu, dan ditawarkan dengan harga Rp1,3 juta per orang. (C211)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pariwisata pariwisata bali bali badung
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top