Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Berkah MotoGP, 3.000 Orang Bakal Menginap di Gili Trawangan 

Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) memperkirakan sekitar 3.000 pengunjung MotoGP akan menginap di Gili Trawangan, Lombok Utara.
Sirkuit Mandalika/Twitter MotoGP
Sirkuit Mandalika/Twitter MotoGP

Bisnis.com, MATARAM – Hotel di Gili Trawangan, Lombok Utara bakal mendapat berkah dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika karena diperkirakan ada 3.000 orang penonton bakal menginap di pulau kecil tersebut. 

Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB M.Sahlan menjelaskan leader tamu atau penonton dari 3.000 orang calon penonton MotoGP sudah meninjau kamar ke Gili Terawangan.

"Leader dari tamu sudah mengecek hotel di Gili dan setuju menginap di Gili Terawangan, jadi tinggal proses pembayaran melalui Astindo," jelas Sahlan kepada media pada Rabu (16/2/2022). 

Adanya reservasi kamar hotel melalui Astindo menjawab kekhawatiran pelaku wisata dan masyarakat Gili Trawangan yang belum mendapat dampak ekonomi dari penyelenggaraan MOTOGP di Sirkuit Mandalika. Astindo menjual paket tiket dan menginap di Gili Trawangan dengan harga Rp7 juta per orang.

"Dengan harga tersebut tamu sudah mendapat fasilitas kamar hotel selama 3 malam, kapal, dan bus ke sirkuit Mandalika pulang pergi, kemudian tiket, jadi harganya cukup kompetitif," ujar Sahlan. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga dikabarkan bakal menginap di Gili Trawangan ketika periode MotoGP sekaligus mempromosikan pariwisata di Gili Trawangan dan sekitarnya. "Pak Menteri Sandiaga Uno rencananya bakal menginap di Gili Trawangan," kata dia. 

Selain di Gili Trawangan, 100 orang penonton MotoGP juga berencana menginap di hotel yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat. Tamu akan difasilitasi dengan fast boat dari Sumbawa Barat ke Lombok untuk mempermudah akses ke sirkuit Mandalika. 

Sahlan juga menegaskan ketersediaan akomodasi di NTB masih memadai di kawasan Tete Batu dan Sembalun, Lombok Timur karena kawasan ini belum mendapat reservasi dari penonton MotoGP.

"Untuk harga tidak semua hotel menaikkan, kamar di Sembalun dan Tete Batu, Gili Trawangan hingga Sumbawa Barat tidak naik. Jadi kami jual paket menginap di kawasan tersebut agar NTB mendapat dampak yang optimal dari MotoGP," ujar Sahlan. 

Sahlan juga meminta para agen perjalanan maupun penyelenggara MotoGP seperti ITDC memprioritaskan akomodasi di NTB sebelum menjual paket menginap di daerah lain seperti Bali.

"Kami meminta seperti ITDC harus adil, tidak hanya memprioritaskan hotelnya yang di Nusa Dua, tetapi juga menjual paket menginap hotel di NTB, padahal di Lombok saja masih ada hotel dan penginapan yang belum terjual, harga masih normal," ungkapnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper