Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jamkrida NTB Bukukan Laba Rp1,4 Miliar pada 2021

Nilai klaim asuransi pada 2021 sejumlah Rp3 miliar atau naik 100 persen dibandingkan klaim 2020 dengan jumlah Rp1,5 miliar.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  21:04 WIB
Jamkrida NTB Bukukan Laba Rp1,4 Miliar pada 2021
Ilustrasi.

Bisnis.com, MATARAM - PT. Jamkrida NTB Bersaing bukukan laba Rp1,4 miliar pada 2021 atau naik 10 persen dari laba 2020 yang nilainya Rp1,2 miliar.

Direktur Utama Jamkrida NTB Lalu Taufik Mulyajati menjelaskan laba secara konsisten tumbuh selama 3 tahun terakhir walaupun di tengah pandemi Covid-19. "Kami bisa menjaga laba tumbuh positif, walaupun pada 2021 nilai klaim asuransi juga mengalami peningkatan," jelas Taufik, Rabu (19/1/2022).

Dengan laba Rp1,2 miliar, Jamkrida NTB menyetorkan dividen ke pemegang saham Rp800 juta pada 2021. Dividen tersebut naik 10 persen dibanding 2020 yang nilainya Rp700 juta. Pemegang saham di Jamkrida NTB saat ini Pemprov NTB sebagai pemegang saham mayoritas, Pemkot Mataram, Pemkab Lombok Barat, Pemkab Lombok Tengah, Pemkab Kabupaten Bima dan Pemkot Bima.

Nilai klaim asuransi pada 2021 sejumlah Rp3 miliar atau naik 100 persen dibandingkan klaim 2020 dengan jumlah Rp1,5 miliar. Klaim penjaminan mayoritas datang dari kredit konsumtif di BPR. "Klaim sektor konsumtif porsinya 70 persen, sektor produktif 30 persen. Sesuai dengan porsi kredit di BPR yang memang masih dominan dari sektor konsumtif," ujar Taufik.

Taufik sedang mendorong Pemkab lainnya yang belum menyertakan modal di Jamkrida untuk ikut menyertakan modal. Pemkab yang belum menyertakan modal yakni Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat dan Sumbawa.

"Kami akan silaturahmi Bupati di kabupaten yang belum menyertakan modal. Karena manfaat Jamkrida bisa dirasakan langsung oleh UMKM, di Lombok Barat saja nilai penjaminan UMKM yang sudah kami bayarkan Rp2 miliar dan itu juga membantu menurunkan NPL UMKM di BPR," ungkapnya. (K48)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntb jamkrida
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top