Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masyarakat di NTB Diminta Tak Menggelar Takbir Keliling

Perayaan takbir keliling biasanya dilakukan ratusan orang yang berbaris yang memang berpotensi menimbulkan kerumunan.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  16:25 WIB
Sejumlah warga mengikuti takbiran. Dokumentasi. - Antara
Sejumlah warga mengikuti takbiran. Dokumentasi. - Antara

Bisnis.com, MATARAM - Sejumlah pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat mengeluarkan larangan tradisi takbir keliling untuk mencegah kerumunan masyarakat yang bisa menularkan Covid-19.

Pemda Lombok Timur melalui Surat Edaran Surat Edaran dengan nomer: 338/ 149/KBPDN/ 2021 mengeluarkan larangan perayaan malam lebaran dengan takbir keliling, baik untuk tingkat desa maupun tingkat perkotaan. Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy menjelaskan SE tersebut menegaskan pencegahan Covid-19 yang harus dilaksanakan hingga tingkat desa.

"Bagi masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling seperti tradisi sebelumnya, takbiran dapat dilaksanakan di masjid dan musala setempat dengan menerapkan protokol kesehatan," jelas Sukiman dikutip dari rilis, Selasa (11/5/2021).

Tradisi perayaan takbir keliling sudah berlangsung sejak lama bagi masyarakat NTB khususnya Lombok Timur. Perayaan takbir keliling biasanya dilakukan ratusan orang yang berbaris yang memang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Senada dengan Bupati Lombok Timur, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid juga melarang masyarakatnya untuk menggelar perayaan takbir keliling. Takbir hanya boleh menggelar takbiran di masjid dan mushalla dengan syarat protokol kesehatan yang ketat.

"Baik takbiran keliling dari tingkat dusun, apalagi di atas tingkat dusun tidak boleh ada. Takbiran di .asjid diperbolehkan namun dengan catatan tetap taat Prokes,” ujar Fauzan.

Satgas terpadu Covid-19 dari tingkat Kabupaten hingga desa diberikan tanggung jawab untuk mengontrol mobilitas masyarakat di malam perayaan Idulfitri agar tidak menimbulkan kerumunan. Perayaan malam lebaran atau Idulfitri sendiri diprediksi jatuh pada Rabu (12/5/2021) yang biasanya ditunggu oleh masyarakat muslim. (K48)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntb idulfitri
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top