Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Denpasar Bakal Jual Pelet Sampah ke Indonesia Power

Untuk mendorong percepatan pengelolaan sampah, pemerintah akan memberikan bantuan mesin pencacah dan pelet kepada seluruh desa/kelurahan di Denpasar.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  15:13 WIB
IGN Jaya Negara (kiri) saat meninjau lokasi pengurugan sampah di TPA Suwung. - Bisnis/Feri Kristianto
IGN Jaya Negara (kiri) saat meninjau lokasi pengurugan sampah di TPA Suwung. - Bisnis/Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR — Denpasar akan menjual pelet sampah ke PT Indonesia Power Bali sebagai bentuk penanganan sampah di wilayah tersebut. Rencana ini didasari pengalaman Indonesia Power dalam mengolah pelet untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jeranjang di Lombok.

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung harus segera ditangani. Penanganan tersebut harus dilakukan dengan cara pengelolaan sampah yang sistematis dan berkesinambungan.

Menurutnya, untuk mendorong percepatan pengelolaan sampah, pemerintah akan memberikan bantuan mesin pencacah dan pelet kepada seluruh desa/kelurahan di Denpasar. Ke depannya pengelolaan sampah dilakukan oleh pihak desa dan kelurahan dengan cara dicacah terlebih dahulu kemudian diubah menjadi pelet.

Hasil pelet akan dikumpulkan terlebih dahulu dalam sebuah gudang yang kemudian diserahkan ke pihak Indonesia Power untuk dibeli dan dimanfaatkan jadi listrik.

“Dengan adanya pengelolaan sampah yang sistematis dan berkesinambungan maka permasalahan sampah di Kota Denpasar dapat teratasi mulai dari hulu sehingga sampah yang terbuang ke TPA akan semakin berkurang. Selain itu, adanya mesin pencacah dan pelet akan meningkatkan nilai ekonomi di setiap desa. BUMDes selaku pihak pengelola mesin akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan pelet ke pihak PT Indonesia Power," katanya seperti dikutip dalam rilis, Senin (8/3/2021).

General Manager (GM) Indonesia Power Flavianus Erwin Putranto mengatakan akan membentuk tim khusus untuk melakukan penelitian dan menghitung secara rinci mengenai harga jual hasil pelet dan syarat-syarat teknis lainnya. Saat ini Indonesia Power telah mengolah pelet menjadi listrik yang ada di PLTU Jeranjang Lombok.

“Kami menyambut baik kerja sama dari Pemerintah Kota Denpasar. Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang harus kita selesaikan bersama. Untuk itu kami akan membentuk tim khusus untuk melakukan kajian," sebutnya.

Lebih lanjut, Erwin menyampaikan permasalahan yang muncul dari pembelian pelet adalah volume produksi yang masih minim. Alhasil, biaya kirim pelet ke PLTU Jeranjang Lombok menghabiskan biaya cukup besar.

Menurutnya, upaya Pemkot Denpasar untuk mendirikan sebuah gudang sebagai tempat pengumpulan pelet dari setiap desa merupakan solusi yang tepat.

"Kami siap bekerja sama dalam penanganan sampah ini," sebutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali sampah denpasar
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top