Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPR Werdhi Sedana Ganti Nama Jadi Bank Daerah Gianyar

Peresmian perubahan nama dan logo oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra dilakukan di kantor Bank Daerah Gianyar, Rabu (17/2/2021)
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  12:37 WIB
Pemukiman di Denpasar Bali. - Istimewa
Pemukiman di Denpasar Bali. - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR - Badan usaha milik pemerintah kabupaten Gianyar yang bergerak di bidang perbankan, Perusahaan Daerah (PD) BPR Werdhi Sedana, berubah nama menjadi PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda).

Peresmian perubahan nama dan logo oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra dilakukan di kantor Bank Daerah Gianyar, Rabu (17/2/2021)

Direktur Utama Bank Daerah Gianyar I Nyoman Suparsa Widana menyampaikan dalam laporannya bahwa perubahan bentuk badan hukum, nama, dan logo PD. BPR Werdhi Sedana menjadi PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda) berdasarkan atas Keputusan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Nomor: KEP-6/KR.08/2021 pada tanggal 8 Januari 2021.

Menurutnya, perubahan bentuk badan hukum dan nama ini, selain untuk menjalankan amanat perundang – undangan yang berlaku, juga untuk mempermudah masyarakat mengenal dan memahami bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang perbankan ini adalah milik Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Lebih lanjut, Suparsa menerangkan, Bank Daerah Gianyar kini mengalami perkembangan yang pesat sejak berdiri 12 Februari 1968 silam. Bank Daerah Gianyar melakukan langkah-langkah pengembangan layanan berbasis IT, layalnya dengan bank-bank swasta. Salah satunya, Bank Daerah Gianyar kini telah berhasil secara teknis dan terbatas mengoperasikan layanan ATM Cardless.

“Layanan ATM cardless saat ini memang masih terbatas, ke depannya kami akan bekerja keras agar bisa dinikmati oleh seluruh nasabah,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Rabu (17/2/2021).

Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan Bank Daerah Gianyar telah melalui perjalanan yang panjang. Banyak hal telah dilewati dan banyak hikmah yang bisa diambil yang cukup menjadikan Bank Daerah Gianyar menjadi sebuah perusahaan yang besar.

“Kita berharap Bank Daerah Gianyar ini menjadi kebanggaan kita, kebanggaan masyarakat Gianyar, karena prestasi yang diukir cukup luar biasa, manfaat yang kita rasakan juga sudah luar biasa,” katanya.

Ditambahkannya, tugas-tugas pemerintahan yang diberikannya kepada Bank Daerah Gianyar telah berhasil dituntaskan dengan baik. Misalnya saat penyaluran Bantuan langsung tunaj dana desa. Dalam waktu yang sangat terbatas Bank Daerah Gianyar telah berhasil membuat puluhan ribu rekening penerima BLT dengan ketelitian yang tinggi. Capaian ini menjadikan Gianyar daerah paling cepat persentasenya dalam penyaluran BLT dana desa

"Selain itu, pengelolaan keuangan desa juga dipercayakannya kepada Bank Daerah Gianyar. Begitu juga dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) untuk usaha mikro kecil (UMK) dan koperasi, dan penyalur Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) Gianyar Aman Sejahtera untuk masyarakat pra sejahtera," sebutnya.

Pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) di mulai 2018, dengan jumlah dana yang ditempatkan Pemerintah Kabupaten Gianyar di Bank Daerah Gianyar senilai Rp20 miliar. Sampai 2020 sudah, BPR Bank Daerah Gianyar telah menyalurkan kredit kepada 814 debitur dengan total plafon Rp33,532 miliar rupiah, terdiri atas 785 UMK dan 27 Koperasi.

Kemudian pada 2020, Pemkab Gianyar kembali menempatkan dana senilai Rp3,5 miliar untuk program KURDA Gianyar Aman Sejahtera yang mulai disalurkan di bulan Desember 2020. Sampai hari ini program KURDA GAS telah tersalurkan di 7 kecamatan dengan plafon Rp38,5 juta untuk 11 orang debitur.

Pada 2020 Bank Daerah Gianyar masih bisa membukukan laba sebesar Rp2,62 miliar, aset Rp165,75 miliar dengan setoran pendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp1,4 miliar dan penambahan cadangan Rp524,8 juta sehingga jumlah hak pemegang saham atas pembagian laba 2020 adalah Rp1,97 miliar atau 19,68% dari modal setor yang ditempatkan.

Akumulasi PAD yang telah disetor sampai dengan 2021 adalah Rp16,56 miliar dan jumlah cadangan Rp8,68 miliar. Total hasil investasi Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam penyertaan modal sebesar Rp10 miliar sejak berdiri 1968 dan pada 2021 menjadi Rp25,24 miliar atau naik 250%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali bpr
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top