Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Astra Isuzu Fokus Gencarkan Program B2B di Bali

Astra Isuzu turut memberi layanan visiting service dengan datang langsung ke tempat customer.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 11 November 2020  |  12:26 WIB
Mobil MU/X Premiere Astra Isuzu yang terlibat dalam program Jelajah Wisata KemBali yang diinisiasi oleh Bisnis Indonesia.
Mobil MU/X Premiere Astra Isuzu yang terlibat dalam program Jelajah Wisata KemBali yang diinisiasi oleh Bisnis Indonesia.

Bisnis.com, DENPASAR - Manajemen Astra Isuzu Bali fokus menggencarkan program business to business atau B2B layanan purnajual di tengah pandemi Covid-19 bagi para pelanggan kendaraan komersial.

Branch Manager PT Astra International Tbk Isuzu Denpasar Anthony Muliadi yang ditemui saat program Jelajah Wisata KemBali yang diinisiasi oleh Bisnis Indonesia mengatakan pihaknya tengah fokus pada layanan after sales service untuk segmen komersial. Karena di tengah pandemi ini, masyarakat yang sebelumnya telah membeli mobil harus tahu bagaimana kelanjutannya produknya, baik secara maintenance dan spare part-nya.

"Kami tetap fokus pada after sales karena pasarnya besar, diharapkan juga akan membantu lebih banyak customer, dengan tujuan untuk menjaga maintenance customer," tuturnya kepada Bisnis, Rabu (11/11/2020).

Untuk layanan B2B, sambungnya, mengalami kenaikan yang cukup signifikan setelah adanya Covid-19 dari 28 persen menjadi 38 persen. Hal ini juga disebabkan karena Astra Isuzu ingin menjadi the real partner bagi para customer, sehingga apapun masalahnya akan dicarikan solusi bersama.

Selain itu, untuk menjaga kenyamanan dan keamanan customer di tengah pandemi, Astra Isuzu turut memberi layanan visiting service dengan datang langsung ke tempat customer. Layanan ini turut didukung oleh program lainnya, seperti pemberian potongan harga (diskon) dan berbagai promo menarik lainnya.

Sementara itu, dia mengaku masih beruntung karena pemasaran traga pick up mendapat respons yang baik, terlebih akibat pandemi sektor niaga, ekspedisi, hasil bumi, perikanan masih berjalan. "Yang berkaitan dengan fast moving masih bergerak 55 persen untuk semua tipe," jelasnya.

Dari sisi pertumbuhan bisnis, Anthony menuturkan Astra Isuzu mengalami pertumbuhan 60 persen dibandingkan dengan awal 2020 sebelum pandemi melanda Indonesia, dimana saat itu penjualan mencapai 80 persen. Kemudian, pihaknya turut memberikan relaksasi kepada 70 persen customer yang berimbas Covid-19.

"Sebenarnya pertumbuhan bisnis kami sempat mengalami kenaikan ketika pariwisata akan dibuka kembali pada September lalu, namun masih tunda kembali," tambahnya.

Ke depan, lanjutnya, pihak Astra Isuzu akan terus berinovasi dan melakukan join dengan bengkel-bengkel binaan yang berada di pelosok seperti di Kintamani dan Tabanan atau daerah yang ditempuh dalam satu jam lebih dari kantor pusat akan dibuatkan cabang perwakilannya.

Program Jelajah Wisata KemBali ini didukung oleh Kemenparekraf, BPD Bali, Astra Isuzu, Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa, Pertamina Region Jatimbalinus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata isuzu
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top