Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berdayakan IKM, Mataram Akan Revisi Aturan Wajib Batik bagi ASN

Dalam surat edaran yang ada saat ini penggunaan batik atau tenun bagi ASN disebutkan secara umum.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  13:50 WIB
Berbagai motif batik sasambo khas Nusa Tenggara Barat. - Infobatik.id
Berbagai motif batik sasambo khas Nusa Tenggara Barat. - Infobatik.id

Bisnis.com, MATARAM — Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera mengusulkan revisi surat edaran terhadap penggunaan seragam batik bagi aparatur sipil negara agar batik yang digunakan adalah batik khas daerah ini untuk menghidupkan para pelaku IKM.

Plt. Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram I Gusti Yuliani mengatakan bahwa dalam surat edaran yang ada saat ini penggunaan batik atau tenun bagi ASN disebutkan secara umum.

"Yang kami inginkan, dalam [surat] edaran Wali Kota Mataram dipertegas menginstruksikan dan mengimbau secara khusus menyebut batik atau tenun yang digunakan ASN setiap hari Kamis, adalah batik atau tenun khas daerah Nusa Tenggara Barat," katanya, Selasa (30/6/2020).

Salah satunya, lanjut Yuliani, batik khas yang diproduksi di Kota Mataram adalah batik sasambo (sasak, samawa, mbojo). Dengan demikian, hal itu bisa menghidupkan dan menggerakkan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) batik sasambo di Kota Mataram.

"Selama ini setiap hari Kamis, ASN dan non-ASN memang menggunakan batik atau tenun, tapi batik dan tenun yang digunakan berasal dari daerah lain seperti batik Solo dan Yogyakarta," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batik ntb

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top