Gubernur Bali Terpilih Disarankan Percepat Pembangunan Infrastruktur ke Bali Utara

Oleh: Feri Kristianto 27 Juli 2018 | 17:03 WIB
Gubernur Bali Terpilih Disarankan Percepat Pembangunan Infrastruktur ke Bali Utara
Gubernur Bali terpilih Wayan Koster (kiri) dan Gubernur Bali saat ini Made Mangku Pastika/Bisnis-Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR—Gubernuer Bali terpilih Wayan Koster disarankan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan khususnya jalur pintas atau shortcut Bedugul-Singaraja untuk memperlancar akses dari Bali selatan ke utara.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika berpendapat jalan tembus Bedugul-Singaraja sangat mendesak untuk direalisasikan mengingat jalur menuju objek wisata Bedugul belakangan semakin sesak.

Gubernur yang akan mengakhiri jabatannya pada Agustus ini menyatakan pada akhir pekan atau hari libur akses utama menuju Singaraja hampir tiap hari mengalami kemacetan.

“Hampir setiap hari macet, sangat melelahkan dan menyita waktu kalau menempuh perjalanan ke Singaraja melalui Bedugul,” ungkapnya, Jumat (27/7/2018).

Dia mengharapkan beberapa titik shortcut pengurai kemacetan dapat segera digarap secara bertahap. Pastika menilai untuk masalah anggaran, hal tersebut dapat diintensifkan melalui koordinasi dengan pusat serta sebagian menggunakan alokasi dana APBD.

Sementara itu Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VIII Ketut Darma Wahana menyebutkan pihaknya tengah menggarap sejumlah proyek. Salah satu megaproyek yang cukup menyita perhatian adalah pembangunan Underpass Ngurah Rai yang saat ini telah mendekati rampung.

Adapun pembangunan shortcut Singaraja-Bedugul sepanjang 1,9 km dibiayai pemerintah pusat. Saat ini prosesnya telah masuk tahap tender. Pembangunan Jalan Baru Singaraja – Mengwitani bertujuan meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jalan.

“Kalau dari segi jarak, pengaruhnya memang tidak begitu signifikan. Tapi dengan jalan baru ini, pengguna jalan akan lebih nyaman karena tikungan pada akses utama [Jalur Bedugul] yang sebelumnya mencapai 15 titik bisa terkoreksi menjadi 5 titik,” jelasnya.

Selain shortcut Singaraja-Bedugul, BBPJN Wilayah VIII juga berencana membangun shortcut 3-4 Bedugul-Singaraja (di dekat persimpangan Kebun Raya Bedugul), pelebaran Jalan Teges-Ubud-Tampak Siring-Istana Presiden, pelebaran Jalan Jimbaran-Uluwatu.

Selain itu, rencana pembangunan Underpass Simpang Pesanggaran dan Gatot Subroto Denpasar, Pelebaran Jalan Klungkung-Ulundanu-Penelokan, WRR Tahap III dan Shortcut Yeh Otan. Dari sekian banyak rencana pengembangan, Shortcut 3-4 Bedugul-Singaraja menjadi perhatian serius karena pembangunan ini nantinya diharapkan dapat menjadi solusi kemacetan di kawasan wisata tersebut dan memperlancar konektivitas Bali Selatan-Bali Utara.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya