Bisnis.com, MATARAM – PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar meningkatkan fasilitas Pelabuhan Lembar untuk mengoptimalkan layanan bagi penumpang dan wisatawan.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar, Kunto Wibisono, menjelaskan salah satu upaya meningkatkan layanan adalah dengan digitalisasi Pelabuhan Lembar.
Kunto menjelaskan digitalisasi bagian dari transformasi besar-besaran Pelabuhan Lembar yang sejak 16 Mei 2025 resmi mengimplementasikan standarisasi dan sistemisasi Terminal Roro dan Penumpang.
"Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan yang bertujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi, keselamatan dan kualitas layanan pelabuhan," kata Kunto dikutip dari siaran pers, Minggu (31/8/2025)
Program transformasi ini berfokus pada standarisasi proses bisnis, fasilitas, peralatan, sumber daya manusia dan HSSE.
Yang tak kalah penting adalah implementasi digitalisasi dengan aplikasi sistem operasi Terminal Roro dan Penumpang (PTOS-R) yang terintegrasi dengan pelabuhan lain serta aplikasi milik pelayaran.
Baca Juga
Selain itu Pelabuhan Lembar juga sudah meningkatkan fasilitas yang lebih modern di Terminal Penumpang Gilimas yang berkapasitas 1.500 orang.
Fasilitas modern mencakup loket 24 jam, mushola, dan ruang tunggu yang nyaman untuk penumpang kapal domestik, cruise, serta kapal Ro-ro dengan tujuan ke Surabaya, Banyuwangi, Waingapu, dan Labuan Bajo.
Dengan panjang dermaga mencapai 852,5 meter dan lapangan penumpukan seluas 16.000 meter persegi, pelabuhan ini siap menampung lonjakan arus penumpang dan barang yang terus meningkat seiring berkembangnya pariwisata Lombok.
"Transformasi ini menjadi langkah besar dalam mewujudkan Pelabuhan Lembar sebagai salah satu terminal yang melayani penumpang dan kendaraan roro yang terintegrasi dengan standar tinggi, sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal dan pengalaman yang baik bagi para penumpang," ujar Kunto.
Kunto menyebut pariwisata telah memberi dampak ekonomi yang positif, apalagi dengan didukung infrastruktur pelabuhan yang modern, telah mendatangkan dampak ekonomi signifikan bagi perekonomian daerah.
Sektor pariwisata mampu menambah lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran, meningkatkan perekonomian masyarakat karena kedatangan wisatawan yang mendongkrak sektor perdagangan.
Lebih dari itu, pembangunan infrastruktur pariwisata telah meningkatkan kesadaran masyarakat desa akan pentingnya pendidikan dan keterampilan.
Hal ini menciptakan efek multiplier yang memajukan kualitas sumber daya manusia di seluruh pulau.
Sinergi antara pesona alam Lombok yang memukau, infrastruktur pariwisata yang semakin solid, dan modernisasi Pelabuhan Lembar sebagai pintu gerbang utama, memposisikan Lombok sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga mudah diakses dan nyaman untuk dikunjungi.
"Momentum emas ini diharapkan terus berlanjut, menjadikan Lombok sebagai salah satu kebanggaan pariwisata Indonesia di mata dunia," kata Kunto.