Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

25.068 Wisatawan Kunjungi Desa Penglipuran Selama Libur Lebaran

Selama libur lebaran, Desa Penglipuran dikunjungi 25.068 wisatawan
Foto udara Desa Wisata Penglipuran, tampak ratusan wisatawan sedang berwisata di Desa Penglipuran/ Bisnis.com -
Foto udara Desa Wisata Penglipuran, tampak ratusan wisatawan sedang berwisata di Desa Penglipuran/ Bisnis.com -

Bisnis.com, DENPASAR - Desa wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli menjadi salah satu desa yang mendapat berkah dari libur panjang Lebaran 2025 dengan kunjungan wisatawan yang mencapai 25.068 orang selama libur Lebaran. 

Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran, Wayan Sumiarsa menjelaskan sepanjang libur Lebaran sejak 31 Maret 2035 hingga 3 April 2025 kunjungan didominasi oleh wisatawan domestik yang mencapai 23.694 orang, kemudian wisatawan mancanegara sejumlah 1.374 orang. 

"Kunjungan wisatawan domestik tertinggi terjadi pada Kamis (3/4/2025), mencapai 7.556 orang," jelas Sumiarsa saat dikonfirmasi Bisnis, Jumat (4/4/2025). 

Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2024, kunjungan wisatawan ke Desa Penglipuran meningkat 6%. Jumlah kunjungan pada libur Lebaran 2024 sebanyak 23.693 orang, dengan komposisi wisatawan domestik 21.951 orang, dan wisatawan mancanegara 1.742 orang. 

Menyambut libur panjang libur Lebaran, desa yang disebut sebagai desa terbersih di dunia ini telah menyiapkan berbagai atraksi budaya serta paket wisata eksklusif bagi para wisatawan. Berbagai kegiatan menarik telah dipersiapkan guna memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung yang ingin merasakan nuansa budaya Bali yang kental di desa ini.

Salah satu acara utama yang akan digelar adalah pertunjukan Barong Macan, sebuah kesenian tradisional yang memiliki makna mendalam dalam budaya Bali.

Barong Macan menggambarkan keseimbangan antara kebaikan (Dharma) dan kejahatan (Adharma) serta mengajarkan pentingnya menjaga harmoni dengan alam. Pertunjukan ini akan berlangsung di hutan bambu Desa Penglipuran pada 30 Maret hingga 6 April 2025 pukul 11.00 WITA, memberikan suasana magis bagi para penonton.

Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati pengalaman menginap di desa dengan paket eksklusif yang mencakup makan malam tradisional di jalan utama Desa Penglipuran. Suasana khas pedesaan yang asri dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan akan memberikan ketenangan serta pengalaman autentik bagi para tamu. 

"Kami ingin menghadirkan sesuatu yang istimewa bagi wisatawan, di mana mereka tidak hanya sekedar menginap, tetapi juga merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Penglipuran yang masih memegang teguh nilai-nilai budaya dan tradisi leluhur," tambah Wayan Sumiarsa.

Tidak hanya itu, wisatawan juga dapat mengenakan busana adat Bali yang disewakan oleh masyarakat setempat. Hal ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata tetapi juga mendukung keberlanjutan pariwisata serta meningkatkan perekonomian lokal. Bagi pecinta alam, hutan bambu Penglipuran yang membentang seluas 45 hektare juga siap menyambut pengunjung. Kawasan hijau ini menjadi daya tarik utama yang mencerminkan kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan budaya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper