Panen Bawang Merah Diproyeksikan Tahan Laju Inflasi Bali pada Februari 2024

Sentral bawang merah di Bali berada di Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Klungkung.
Petani menjemur bawang merah di desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019)./Bisnis-Arief Hermawan P.
Petani menjemur bawang merah di desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019)./Bisnis-Arief Hermawan P.

Bisnis.com, DENPASAR – Memasuki masa panen bawang merah di Bali pada Februari 2024 diproyeksikan akan berdampak positif terhadap laju inflasi dari kelompok volatile food. Panen raya ini diyakini bisa mengendalikan menurunkan harga bawang merah di tingkat pengecer. 

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hasil panen atau produksi bawang merah di Bali pada 2022 mencapai 31.492 ton. Meningkat jika dibandingkan hasil panen bawang merah di 2022 yang berkisar di angka 23.215 ton. Sentral bawang merah di Bali berada di Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Klungkung. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja menjelaskan panen bawang merah ini merupakan momentum bagus di tengah melonjaknya sejumlah harga komoditas lain seperti beras hingga canang sari.  

“Pada Februari 2024, risiko yang perlu diwaspadai antara lain kenaikan harga beras, bawang merah, dan canang sari. Upaya pemerintah dalam meningkatkan ketersediaan pasokan beras di Bali diperkirakan dapat menahan laju kenaikan harga beras. Sementara itu, dimulainya musim panen bawang merah pada sebagian sentra produksi bawang di Bali juga diperkirakan menahan laju inflasi bawang merah,” jelas Erwin dari keterangan resminya, Selasa (6/2/2023). 

Erwin juga menjelaskan, TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota di Bali secara konsisten melakukan pengendalian inflasi melalui pengoperasian gerai pengendalian inflasi milik Perumda di pasar tradisional dan perluasan cakupan operasi pasar, persiapan operasional Rice Milling Unit (RMU) modern di Jembrana dan pembangunan RMU Modern di Badung untuk mendukung hilirisasi beras. 

Selain itu, ada juga pelaksanaan gerakan menanam cabai di lahan tidur milik pemda, pekarangan rumah, instansi pemerintah, dan sekolah SD-SMA. Melakukan feasibility study Pembangunan pasar induk di Bali dan melakukan revitalisasi pasar di Tabanan, peningkatan Kerja sama Antar Daerah (KAD) di Provinsi Bali dan luar Bali, serta pemberian subsidi ongkos angkut, termasuk untuk pelaksanaan operasi pasar. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, inflasi Bali pada Januari 2024 tercatat deflasi sebesar -0,09% (mtm), lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,48% (mtm) dan inflasi nasional sebesar 0,04% (mtm). Secara tahunan, inflasi Bali sebesar 2,61% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,57% (yoy), namun masih dalam range target inflasi 2,5±1 %.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper