Mengintip Desa Keliki, Desa Wisata Mandiri Energi

Desa wisata Keliki, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar berhasil menjadi desa wisata yang mandiri energi.
Desa wisata Keliki, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar./Ist
Desa wisata Keliki, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar./Ist

Bisnis.com, DENPASAR - Desa wisata Keliki, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar berhasil menjadi desa wisata yang mandiri energi setelah dibina oleh Pertamina Patra Niaga melalui program Desa Energi Berdikari (DEB). 

Desa Energi Berdikari yang dibiayai oleh Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang mampu menghasilkan energi sebesar 28 Kwp yang berkontribusi terhadap pengurangan emisi 36 ton CO2 eq/tahun, pengolahan sampah organik hingga mencapai 180 ton/tahun dan penghematan listrik hingga mencapai Rp 60.000.000/tahun. 

Desa Keliki kemudian bertransformasi mengusung konsep desa wisata ramah lingkungan yang mandiri secara energi. Dalam kegiatanya, Desa Keliki memanfaatkan panel surya untuk keperluan pengolahan sampah dengan pola reduce, reuse, and recycle (TPS3R), pengairan sawah di tujuh lokasi subak (kelompok pengairan sawah), penerangan area TPS3R dan penerangan area pemancingan. 

Integrated Terminal Manggis, Subhan Fajri menjelaskan program DEB Keliki Pertamina, menjelaskan panel surya yang dibangun oleh Pertamina mampu dioptimalkan masyarakat. Mulai dari proses pencacahan untuk menciptakan sampah, kompos hingga proses press sampah non organik.

Tidak hanya sebatas pemberian bantuan panel surya, Pertamina turut menyokong kegiatan pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Keliki. 

“Program Energi Berdikari Keliki memiliki berbagai jenis kegiatan yang terdiri dari Pertamina Cerdas, Pertamina Sehat, Pertamina Hijau dan Pertamina Berdikari. Pertamina Cerdas fokus kepada program pengembangan sekolah berbasis lingkungan yang dikembangkan di SDN 3 Keliki, Pertamina Sehat program peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak Posyandu, Pertamina Hijau sebagai program pengembangan inovasi manajemen pengolahan sampah, pertanian organik dan pengembangan wisata desa dan Pertamina Berdikari untuk program penggunaan energi terbarukan untuk pengelolaan desa”, jelas Subhan dikutip dari siaran pers, Rabu (29/11/2023) . 

Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan pelaksanaan program TJSL Pertamina sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs) dengan semangat Energizing Community. Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan. Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program TJSL terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Dengan semakin banyaknya kunjungan masyarakat, lembaga, instansi hingga organisasi dunia ke Desa Keliki ini tentunya akan membuat TJSL Pertamina semakin dikenal di mata dunia. Harapan kami tentunya semoga program yang telah berjalan disini dapat terus menjadi percontohan bagi kegiatan kemasyarakatan. Pada kesempatan ini kami juga ingin mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua stakeholder sehingga Desa Keliki menjadi Desa Energi Berdikari percontohan,” ujar Ahad. 

Pertamina sudah memiliki sebanyak 76 titik diantaranya terdiri dari 57 program pembangkit listrik tenaga surya, 12 program pengolahan biogas, 4 program microhydro dan 1 program pembangkit listrik tenaga angin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper