Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Okupansi Hotel di Bali Saat Nataru Diproyeksikan di Atas 70 Persen

Saat Nataru wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara persentasenya sama, karena hingga saat ini wisatawan domestik masih menunjang kunjungan wisatawan.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 07 Desember 2022  |  20:36 WIB
Okupansi Hotel di Bali Saat Nataru Diproyeksikan di Atas 70 Persen
Penumpang pesawat tiba di kawasan Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, BADUNG – Okupansi atau tingkat hunian hotel di Bali saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diproyeksikan di atas 70 persen seiring dengan pemulihan pariwisata yang terus menunjukkan tren positif.

Hotel sudah mulai menerima reservasi dari tamu mancanegara maupun domestik untuk periode Natal dan Tahun Baru. Ketua Bali Tourism Board (BTB) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, menjelaskan hotel di wilayah Bali Selatan seperti Nusa Dua, Kuta, Canggu, Sanur, hingga Ubud, hingga Bedugul diprediksi akan penuh karena menjadi destinasi utama bagi wisman maupun wisatawan domestik.

Sedangkan daerah Bali Utara seperti Buleleng, dan Karangasem di Bali Timur juga akan mendapat berkah dari libur Nataru tetapi tidak setinggi Bali Selatan. Partha menjelaskan dengan wisatawan yang datang ke Bali saat Nataru sangat beragam.

“Saat Nataru wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara persentasenya sama besar, karena hingga saat ini wisatawan domestik masih menunjang kunjungan wisatawan ke Bali. Kalau wisman akan didominasi dari beberapa negara seperti Australia, kemudian Eropa dan negara lainnya,” jelas Partha Adnyana kepada Bisnis di Nusa Dua, Rabu (7/12/2022).

Pelaku pariwisata di Bali berharap libur Nataru ini menjadi berkah bagi lapangan usaha akomodasi makanan dan minuman di Bali, termasuk di dalamnya transportasi.

Sementara itu, Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat hunian hotel di Bali hingga Oktober 2022 baru 46,28 persen di semua kelas hotel. Okupansi ini masih jauh dari kondisi normal jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19.

Partha juga menjelaskan okupansi hotel terdongkrak dengan adanya KTT G20 yang diselenggarakan pada November lalu, tetapi pasca G20, okupansi hotel kembali menurun.

Pada 2022, Bali menargetkan kunjungan 1,5 juta wisatawan mancanegara, selama ini terdapat lima negara yang menjadi penyumbang wisman ke Bali yakni Australia, India, Inggris, Amerika Serikat dan Prancis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali perhotelan
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top