Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Belanja APBN di NTB Rp8,12 Triliun per November, 82,39 Persen dari Pagu

Belanja negara di NTB diarahkan sepanjang 2022 diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui optimalisasi anggaran untuk belanja dalam negeri.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 07 Desember 2022  |  14:53 WIB
Belanja APBN di NTB Rp8,12 Triliun per November, 82,39 Persen dari Pagu
Petugas menata uang rupiah. - Bisnis/Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga November 2022 mencapai mencapai Rp8,12 triliun atau 82,39 persen dari target Rp9,68 triliun.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Wilayah NTB mencatat realisasi APBN di NTB paling besar di belanja modal dengan nilai Rp2,8 triliun. Kemudian diikuti oleh belanja pegawai Rp2,52 triliun. Kemudian ke belanja barang sejumlah Rp2,52 triliun, belanja bantuan sosial Rp13,8 miliar.

Kepala DJPb NTB, Sudarmanto menjelaskan belanja negara di NTB diarahkan sepanjang 2022 diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui optimalisasi anggaran untuk belanja di dalam negeri seperti belanja untuk sektor pendidikan dan kesehatan, kemudian belanja untuk pembangunan proyek strategis nasional yang sedang berjalan di NTB.

“Belanja APBN di NTB juga diarahkan untuk menjaga dan memperkuat jaring pengaman sosial terutama bagi masyarakat miskin dan rentan, menurunkan kemiskinan ekstrem dan mengurangi kesenjangan,” jelas Sudarmanto melalui siaran pers, Selasa (6/12/2022).

Serapan anggaran di delapan proyek strategis di rata rata sudah di atas 75 persen, seperti serapan anggaran di proyek pelebaran jalan Kuta - Keruak yang sudah mencapai 100 persen. Kemudian di serapan anggaran di pembangunan jalan By Pass Bandara Internasional Lombok - Mandalika tahap dua mencapai 93,84 persen. kemudian pembangunan rumah khusus masyarakat terdampak sirkuit Mandalika 94,8 triliun.

Kemudian serapan anggaran di pembangunan bendungan Tiu Suntuk, Sumbawa Barat sudah mencapai 95 persen, bendungan Beringin Sila 66,4 persen, Bendungan Meninting dengan serapan 74,9 persen dan penyerapan anggaran di pembangunan sarana prasarana perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah 64,5 persen.

Sementara itu realisasi di Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp1,75 triliun dari pagu sebesar Rp2,27 triliun. Realisasi Dana Desa Rp1,15 triliun dari pagu sebesar Rp1,19 triliun. Realisasi BLT Dana Desa hingga September 2022 Rp467,2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn ntb belanja apbn
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top