Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Glamping dan Camping Ground di Bali Kembali Bergeliat

Saat ini tamu yang yang menginap di glamping dan camping ground semakin ramai dan selalu ada setiap hari.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  12:56 WIB
Agrowisata ke Bagus Agro Pelaga yang terletak di desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung Utara.  - agropalaga
Agrowisata ke Bagus Agro Pelaga yang terletak di desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung Utara. - agropalaga

Bisnis.com, DENPASAR – Akomodasi glamour camping (glamping) dan camping ground yang ada di Bali semakin diminati oleh wisatawan domestik dan mancanegara sebagai salah satu alternatif tempat menginap sambil menikmati alam bebas.

Akomodasi glamping dan camping ground di Bali sebagian besar tersebar di destinasi wisata pegunungan seperti Bedugul, Kintamani, dan Ubud. Ada juga yang menyewakan lahan untuk camping ground seperti di Danau Buyan dan wisatawan membawa perlengkapan camping sendiri.

Owner Taman Danu Camp, Dewa Putu Wimpi Wardhiana menjelaskan saat ini tamu yang yang menginap di glamping dan camping ground semakin ramai dan selalu ada setiap hari. “Saat ini setiap hari selalu ada yang menginap, baik di tenda maupun camping ground kami. Kalau hari biasa itu keterisian 30 persen, kemudian saat akhir pekan selalu penuh,” jelas Wimpi kepada Bisnis, Selasa (14/6/2022).

Menurutnya wisatawan kini ingin lebih dekat dengan alam, terutama masyarakat perkotaan yang penat dengan kesibukan. “Mereka yang memilih berlibur di sini biasanya untuk menghilangkan stres, ingin lebih dekat dengan alam. Rata – rata tamu kami wisatawan domestik dari Jakarta, Surabaya, Bandung dan kota lainnya. Kemudian ada juga tamu asing,” jelas Wimpi.

Wimpi menjelaskan mulai membuka usaha camping ground saat pandemi Covid-19 masih berlangsung yakni pada akhir 2021, dan terus berkembang seiring dengan pemulihan pariwisata di Bali.

“Setelah pemulihan pariwisata kami optimistis terus berkembang, saat ini akhir pekan selalu penuh, kami juga pernah saat Ramadan kemarin sepuluh hari berturut-turut penuh. Selain glamping kami juga menyediakan kamar dan saat ini kamar juga selalu penuh karena ekonomi semakin baik,” ujar Wimpi. (C211)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Pariwisata pariwisata bali wisata alam
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top