Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pariwisata Kota Denpasar Mulai Bergeliat

Denpasar memiliki dua destinasi andalan yakni pantai Sanur dan City Tour.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 29 Maret 2022  |  08:33 WIB
Umat Hindu melakukan ritual pembersihan diri dalam Tradisi Banyu Pinaruh di Pura Campuhan Windhu Segara, Denpasar, Bali, Minggu (27/3/2022). Tradisi tersebut merupakan upacara yang dilakukan sehari setelah Hari Raya Saraswati untuk pembersihan dan kesucian diri guna memusnahkan sifat buruk yang melekat pada tubuh manusia. - Antara/Nyoman Hendra Wibowo.
Umat Hindu melakukan ritual pembersihan diri dalam Tradisi Banyu Pinaruh di Pura Campuhan Windhu Segara, Denpasar, Bali, Minggu (27/3/2022). Tradisi tersebut merupakan upacara yang dilakukan sehari setelah Hari Raya Saraswati untuk pembersihan dan kesucian diri guna memusnahkan sifat buruk yang melekat pada tubuh manusia. - Antara/Nyoman Hendra Wibowo.

Bisnis.com, MATARAM - Destinasi pariwisata di Kota Denpasar seperti pantai Sanur mulai bergeliat pada 2022 seiring dibukanya pintu bagi wisatawan internasional dan pelonggaran bagi wisawatawan nusantara di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Denpasar Made Sugiani menjelaskan pergerakan wisatawan mulai bergeliat di pantai Sanur walaupun okupansi masih rendah dibandingkan kondisi normal sebelum pandemi.

"Denpasar memiliki dua destinasi andalan yakni pantai Sanur dan City Tour, saat geliat kedua destinasi mulai terlihat walaupun okupansi masih rendah di angka 20 persen dibandingkan kondisi normal," jelas Sugiani dikutip dari rilis, Selasa (29/3/2022).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar menyebutkan pada 2020, tingkat kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata di Denpasar anjlok hingga 78 persen, dengan jumlah kunjungan wisatawan 478.688 orang. Pada 2021, tingkat kunjungan wisatawan masih minus 0,9 persen, dengan jumlah total kunjungan 474.381 orang. Angka kunjungan tersebut turun drastis jika dibandingkan sebelum pandemi, yakni 2019 mencapai 2,2 juta orang.

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, Dinas Pariwisata Kota Denpasar promosi melalui Virtual Table Top, yang mempertemukan biro perjalanan pariwiasata dan buyer.

"Promosi ini mempertemukan 15 biro perjalanan wisata dan 15 buyer dari seluruh Indonesia. Biro perjalanan diberikan kesempatan melakukan presentasi menawarkan paket wisata mereka di kota Denpasar untuk menarik minat buyer. Langkah ini upaya kami untuk tetap promosi di tengah pandemi," kata Sugiani.

Dalam ajang virtual table top ini, sellers diberikan kesempatan selama beberapa menit menjelaskan kepada buyers terkait produk wisata secara bergiliran. Sebelum pandemi, promosi berupa table top dilakukan secara luring. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk promosi langsung destinasi kota Denpasar ke sejumlah biro perjalanan wisata yang hendak mendatangkan wisatawan ke Denpasar.

Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPBD) Denpasar Ni Kadek Pariani menjelaskan geliat pariwisata ini diharapkan semakin meningkat dengan promosi yang dilakukan secara virtual table top.

"Kami berharap promosi dapat menyelamatkan pariwisata Kota Denpasar yang sudah lesu sejak pandemi. Banyak pengusaha wisata seperti kapal cepat yang biasa melayani wisatawan sudah gulung tikar, kondisi pelaku wisata memang masih susah sehingga promosi harus tetap dilakukan," kata Pariani. (K48)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Pariwisata denpasar
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top