Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

9 Kapal Pesiar Bakal Bersandar di Pelabuhan Gili Emas Lombok pada 2022

Pelindo III Lembar mencatat terdapat sembilan kapal pesiar sudah mengajukan jadwal ke pemerintah untuk mendarat pelabuhan Gili Emas, Lombok Barat pada 2022.
Noris Saputra
Noris Saputra - Bisnis.com 07 Januari 2022  |  07:41 WIB
Wisatawan mancanegara turun dari kapal pesiar MS Maasdam yang bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Didik Suhartono
Wisatawan mancanegara turun dari kapal pesiar MS Maasdam yang bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Didik Suhartono

Bisnis.com, MATARAM – Kapal pesiar atau cruise mulai memasukkan jadwal untuk bersandar di pelabuhan Gili Emas, Lombok Barat pada 2022. 

Data dari Pelindo III Lembar mencatat terdapat sembilan kapal pesiar sudah mengajukan jadwal ke pemerintah untuk mendarat pada 2022.

Kapal pesiar yang sudah memasukkan jadwal yakni Golden Horizon pada 17 Februari, Norwegian Spirit pada 11 April, Royal Princess pada 5 September, Star Breeze pada 27 Oktober dan 29 Oktober, Viking Orion pada 23 November 2022, Nordam dan Viking Mars pada 12 Desember, serta Vasco Da Gamma pada 31 Desember. 

Kepala KSOP Lembar R.Pradigdo menjelaskan kapal pesiar yang telah mengajukan jadwal bersandar di Lombok diharapkan mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.

"Mudahan ada angin segar dari pemerintah pusat untuk izin bersandar, pelabuhan Gili Emas sudah siap, tetapi karena Covid-19 izin bersandar harus dari pemerintah pusat," jelas Pradigdo pada Kamis (6/1/2021). 

Sejak pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir, pemerintah tidak mengeluarkan izin kapal pesiar untuk bersandar di Lombok. Kebijakan tersebut untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. 

Pradigdo menjelaskan saat ini sedang diusulkan agar penumpang bisa karantina di langsung di kapal pesiar agar mengefisienkan waktu dan tidak perlu karantina terpusat di hotel.

"Karantina di kapal sedang diusulkan semoga bisa terealisasi sehingga kapal bisa bersandar di Gili Emas dan wisatawan langsung dapat berwisata," kata dia.  

General Manager Pelindo III Baharudin menjelaskan 9 kapal pesiar yang datang berpotensi mendongkrak pariwisata Lombok.

"Apalagi yang datang ada kapal pesiar berukuran 330 meter, itu kapasitas penumpangnya bisa 5000 orang," ujar Baharudin. 

Berkaitan dengan jadwal kapal pesiar yang datang saat MotoGP, Baharudin menjelaskan belum mendapat ada jadwal yang diterima.

"Sampai saat ini kami belum menerima jadwal untuk bulan Maret, yang bertepatan saat MotoGP, jika ada mungkin saja masuk di jadwal khusus," ungkapnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo kapal pesiar lombok
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top