Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Malaysia Tanam Rp75 Miliar di Gili Tangkong, Ini Proyeknya

NTB sedang membuka investasi untuk pembangunan hotel karena kebutuhan kamar hotel di NTB meningkat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Desember 2021  |  15:06 WIB
Investor Malaysia Tanam Rp75 Miliar di Gili Tangkong, Ini Proyeknya
Foto udara gugusan pulau tiga gili. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, MATARAM - Investor asal Malaysia PT. Istana Cempaka Raya investasi senilai Rp75 miliar di Gili Tangkong, kabupaten Lombok Barat.

Gili Tangkong merupakan salah satu pulau kecil yang memiliki panorama yang indah, pantai dengan pasir putih, dan ombak yang cocok untuk kegiatan sport tourism.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPM-PTSP) Muhammad Rum menjelaskan investor rencananya akan membangun fasilitas di sektor pariwisata seperti hotel dan akuarium bawah laut. "Investor ini sudah berkomitmen mambangun hotel dan akuarium bawah laut. Aquarium bawah laut itu nantinya akan menghubungkan Gili Tangkong dan Gili Nanggu," jelas Rum kepada Bisnis, Senin (20/12/2021).

Investor akan membangun di lahan milik Pemprov NTB di Gili Tangkong. Luas lahan yang akan dikembangkan mencapai 72.723 meter persegi. Penandatangan MoU antara investor dengan Pemprov NTB sendiri sudah dilakukan.

Pembangunan fisik rencananya di mulai pada awal Februari 2022, tetapi Gubernur NTB Zulkieflimansyah berharap pembangunan bisa dimulai pada Januari sebelum Pra Musim MotoGP. "Kami harap pembangunan dimulai pada Januari 2022 sebelum Pra Musim MotoGP," jelas Zul dari keterangan tertulis.

NTB sedang membuka investasi untuk pembangunan hotel karena kebutuhan kamar hotel di NTB meningkat setelah ditetapkan sebagai tuan rumah MotoGP untuk 10 tahun ke depan. Untuk lolos sebagai tuan rumah Formula 1, NTB butuh 30.000 kamar hotel, sedangkan ketersediaan kamar hotel saat ini baru 14.000 baik hotel berbintang dan non bintang.

Sebelumnya Ketua Senggigi Hotels Asociation I Ketut M Jaya Kusuma menjelaskan tingginya okupansi hotel di NTB akan menarik minat investor membangun hotel di NTB. "Investor melihat tingginya okupansi saat event World Superbike kemarin dan MotoGP 2022 sebagai peluang investasi yang bagus," kata dia. (K48)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi pariwisata perhotelan lombok ntb

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top