Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dana Pihak Ketiga di BPR dan BPRS NTB Tumbuh 20,70 Persen

Kredit di BPR dan BPRS pada semester I/2021 juga tumbuh 5,46 persen menjadi Rp1,8 triliun (yoy).
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  17:27 WIB
Logo BPR. - perbarindo.or.id
Logo BPR. - perbarindo.or.id

Bisnis.com, MATARAM - Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Nusa Tenggara Barat tumbuh signifikan 20,70 persen pada semester I/2021 menjadi Rp1,8 triliun (yoy).

Pertumbuhan DPK yang naik signifikan dibandingkan 2020 dikarenakan banyak masyarakat yang memilih menabung di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB Rico Rinaldy menyebutkan pertumbuhan DPK lebih tinggi dari rata-rata nasional. "Pertumbuhan DPK di NTB lebih tinggi dari nasional yang tumbuh 10,76 persen pada semester I/2021," jelas Rico dikutip dari rilis, Rabu (8/12/2021).

Kredit di BPR dan BPRS pada semester I/2021 juga tumbuh 5,46 persen menjadi Rp1,8 triliun (yoy), sedangkan non performance loan kredit masih terkendali di angka 0,46 persen (yoy). "NPL juga masih terkendali dengan baik, secara umum kondisi keuangan di BPR dan BPRS NTB sangat baik," jelas Rico.

Secara keseluruhan, aset di BPR dan BPRS hingga semester I/2021 mencapai Rp2,52 triliun. Terdapat 1 BPR/BPRS dengan aset di atas Rp750 miliar, 1 BPR/BPRS dengan nilai aset di atas Rp250 miliar, 9 BPR/BPRS dengan nilai aset Rp60 miliar hingga Rp180 miliar, dan 20 BPR/BPRS dengan aset di bawah Rp60 miliar.

"Secara umum kondisi keuangan BPR dan BPRS di NTB relatif masih terjaga dengan cukup baik, tercermin dari kondisi permodalan dan likuiditas rata-rata BPR dan BPRS yang masih terjaga sesuai ketentuan yang berlaku. Kami terus mendorong penguatan permodalan BPR dan BPRS di NTB dalam rangka meningkatkan daya saing serta mendukung pengembangan usaha yang lebih optimal, agar BPR dan BPRS di wilayah NTB dapat terus tumbuh secara sehat dan berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Rico. (K48)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK bpr ntb bprs
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top