Pariwisata NTB Bakal Membaik Tahun Depan

Selain MotoGP, sejumlah event nasional juga dijadwalkan akan hadir di NTB seperti Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama.
Kondisi desa pariwisata, Desa Ende, di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/11/2021), yang siap menyambut ajang internasional WSBK 2021 dan MotoGP 2022 di Mandalika, Lombok, NTB. ANTARA/HO-KSP.
Kondisi desa pariwisata, Desa Ende, di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/11/2021), yang siap menyambut ajang internasional WSBK 2021 dan MotoGP 2022 di Mandalika, Lombok, NTB. ANTARA/HO-KSP.

Bisnis.com, MATARAM - Sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat diproyeksikan membaik pada 2022 karena didukung oleh banyak event nasional dan internasional yang terselenggara.

Event paling bergengsi yakni MotoGP di sirkuit Mandalika yang dijadwalkan pada Maret 2022. Event tersebut diprediksi mendatangkan 200.000 ribu wisatawan ke NTB.

Selain MotoGP, sejumlah event nasional juga dijadwalkan akan hadir di NTB seperti Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) yang juga berpotensi mendatangkan 5.000 tamu dari seluruh Indonesia. Seperti yang diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lalu Gita Ariadi, banyak kegiatan nasional yang berskala besar menunjuk NTB sebagai tuan rumah.

"Selain kongres IPNU, NTB juga akan menjadi tuan rumah latihan gabungan taruna Akmil yang terdiri dari unsur tiga matra TNI dan dari Polri. Semua sudah komunikasi dengan kami dan kami atur jadwalnya agar tidak bersamaan dengan MotoGP pada Maret. Karena saat MotoGP seluruh akomodasi dan transportasi berfokus kesana," jelas Ariadi, Kamis (25/11/2021).

Kementerian Luar Negeri juga dikabarkan menunjuk NTB sebagai tempat pendukung penyelenggaraan pertemuan G20 pada 2022 yang pusat penyelenggaraan beradi di Bali.

"Kemenlu berkomunikasi dengan kami untuk kegiatan G20 seperti pertemuan zoom nya bisa dilakukan di hotel yang ada di Senggigi," ujar Ariadi.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia (BI) NTB Heru Saptaji juga memproyeksikan sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor andalan NTB akan membaik dan menjadi penopang membaiknya ekonomi NTB yang diproyeksikan tumbuh 6 persen pada 2022.

"Kami optimistis sektor pariwisata akan membaik, dengan syarat kasus Covid-19 bisa terkendali, kalau vaksinasi sudah sangat bagus di NTB," ujar Heru.

Kasus Covid-19 di NTB sendiri semakin melandai pada November 2021, 7 kabupaten dan kota di NTB sudah masuk kategori zona hijau dan 3 kabupaten zona kuning. Vaksinasi di NTB sudah mencapai 71,62 persen. (K48)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper