Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bencana di NTT, Sejumlah Ruas di Kupang Masih Terhalang Pohon Tumbang

Siklon Tropis Seroja yang memicu cuaca ekstrem di wilayah NTT dan juga NTB ini hampir terjadi di seluruh wilayah NTT.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 April 2021  |  09:50 WIB
Warga melintas di dekat rumah yang rusak akibat banjir bandang di Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Senin (5/4/2021) - Antara Foto/Pion Ratuloli.
Warga melintas di dekat rumah yang rusak akibat banjir bandang di Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Senin (5/4/2021) - Antara Foto/Pion Ratuloli.

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah ruas jalan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tertutup pohon tumbang setelah peristiwa  cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Biro Perum LKBN Antara Nusa Tenggara Timur, Bernadus Tokan, Selasa, melaporkan ruas jalan yang masih tertutupi pohon tumbang, antara lain, Jalan Soeharto, Piet A Tallo, El Tari, Timor Raya dan Jalan 40 di kawasan Universitas Nusa Cendana (Undana).

Khususnya di Jalan 40 kawasan Undana itu, sama sekali tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Pohon-pohon tumbang masih melintang di ruas jalan tersebut.

Petugas Pemerintah Kota Kupang saat ini masih terkonsentrasi memindahkan atau memotong serta membersihkan pohon tumbang di Jalan Piet A Tallo dan El Tari.

Kendati demikian, sejumlah warga berinisiatif mengatasi pohon tumbang di Jalan Soeharto dengan menggunakan peralatan seadanya.

Pantauan Antara, warga juga tampak membersihkan rumahnya setelah peristiwa hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak Minggu (4/4/2021).

Sementara itu, kondisi cuaca di Kota Kupang dan sekitarnya saat ini berawan, sedangkan pasokan listrik hingga kini masih padam serta jaringan telekomunikasi masih terputus.

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan menjelaskan Siklon Tropis Seroja yang memicu cuaca ekstrem di wilayah NTT dan juga NTB ini hampir terjadi di seluruh wilayah NTT. Cuaca ekstrem itu, jelas dia, terjadi dengan intensitas beragam, mulai dari ringan, sedang, hingga berat.

Delapan wilayah yang mengalami cuaca ekstrem dengan intensitas berat adalah Flores Timur, Sabu Raijua, Kota Kupang, Kabupaten Kupang Lembata, Alor dan Rote.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntt kupang bencana alam

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top