Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NTB Ditarget Rehabilitasi 56 Hektare Mangrove dalam 2 Bulan

Di Nusa Tenggara Barat ditargetkan dapat ditanami ribuan pohon mangrove pada area 56 hektare dalam waktu dua bulan. 
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 28 Maret 2021  |  14:35 WIB
Ilustrasi - Hutan Mangrove - KKP
Ilustrasi - Hutan Mangrove - KKP

Bisnis.com, MATARAM - Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan NTB sebagai salah satu pusat penanaman Mangrove.

Di Nusa Tenggara Barat ditargetkan dapat ditanami ribuan pohon mangrove pada area 56 hektare dalam waktu dua bulan. 

Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono telah meninjau pembibitan Mangrove di Sekotong, Lombok Barat, pada Rabu (24/3/2021).

"Kami targetkan 56 hektare lahan mangrove di NTB tuntas tertanam sebelum hari raya Idul Fitri mendatang," jelas Wahyu, dikutip dari rilis yang diterima Minggu (28/3/2021). 

Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono saat meninjau lokasi penanaman Mangrove./Istimewa

Wahyu menjelaskan Indonesia memilik luas lahan mangrove 3 juta hektare atau 21 persen dari luas lahan mangrove dunia.

"Saat ini luas lahan mangrove di Indonesia mengalami penurunan. [Seluas] 637.624 Ha atau 19,26 persen dalam kondisi kritis atau penutupan tajuk kurang dari 60 persen," ujar Trenggano. 

Penanaman mangrove di NTB akan melindungi wilayah-wilayah pesisir yang ada di sekitarnya.

"Dengan rehabilitasi, kita targetkan bisa melindungi daerah pesisir [dari] abrasi, intrusi air laut," jelas Wahyu. 

Sementara itu Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Muhammad Yusuf menjelaskan pembibitan atau nursery mangrove di Lombok Barat mencapai 500.000 bibit.

"Pembibitan besar ini melibatkan 150 tenaga kerja dan 4.500 HOK," ujarnya

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid menjelaskan wilayahnya menjadi tempat pembibitan Mangrove yang terintegrasi dengan KKP.

"Lombok Barat menjadi satu dari tujuh wilayah pembibitan terintegrasi di Indonesia," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian kelautan dan perikanan ntb mangrove
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top