Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Work from Bali, Wisatawan Sudah Sangat Ingin ke Pulau Dewata

Rata-rata lama tamu asing dan domestik menginap di hotel berbintang di Bali pada Januari 2021 tercatat 3,50 hari atau naik 1,41 poin dibandingkan dengan Desember 2020
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  17:50 WIB
Ilustrasi - Berkano di Danau Batur, salah satu pilihan kegiatan wisata di Bali. - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019
Ilustrasi - Berkano di Danau Batur, salah satu pilihan kegiatan wisata di Bali. - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019

Bisnis.com, DENPASAR — Program Work from Bali yang saat ini sedang digencarkan membuat para wisatawan gregetan untuk segera ke Pulau Dewata.

Di sisi lain, lama tamu menginap atau length of stay turut dipengaruhi tingkat kepercayaan wisatawan terhadap penerapan protokol kesehatan di daerah tujuan wisata.

Demikian disampaikan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Bali.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali rata-rata lama tamu asing dan domestik menginap di hotel berbintang pada Januari 2021 tercatat 3,50 hari atau naik 1,41 poin dibandingkan dengan Desember 2020 (month to month/MtM).

Jika dibandingkan dengan capaian Januari 2020 (Year on Year/YoY) yang tercatat 2,82 hari, angka ini mengalami peningkatan 0,68 poin.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Agung Rai Suryawijaya mengatakan peningkatan lama hunian wisatawan di Pulau Dewata ini sangat masuk akal.

Hal itu terkait dengan ketatnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang dilakukan para pelaku pariwisata.

Menurutnya, tingkat hunian ini dapat lebih panjang lagi jika pariwisata telah dibuka kembali. Terutama bagi wisman asal Eropa yang memiliki waktu tinggal sekitar dua minggu, ditambah adanya program Work from Bali (WFB) yang saat ini sedang digencarkan.

“Dari hasil survei yang kami lakukan, wisatawan asing sudah sangat ingin ke Bali. Jadi kalau nanti pariwisata dibuka, lama tinggal tamu bisa lebih panjang daripada kondisi saat ini,” tuturnya kepada Bisnis, Senin, (1/3/2021).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Januari 2020 tercatat sebesar 11,15 persen atau turun 7,85 poin dibandingkan TPK Desember 2020 (MtM). 

Jika dibandingkan Januari 2020 yang mencapai 59,29 persen, tingkat penghunian kamar pada Januari 2021 tercatat turun 48,14 poin.

Kemudian, TPK hotel nonbintang tercatat sebesar 6,70 persen atau naik 1,35 poin dibandingkan Desember 2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata pariwisata bali
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top