Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kunjungan Wisman ke Bali Anjlok Sebelum Pandemi Masuk Indonesia

Pada Februari 2020, jumlah kunjungan menjadi 363.937 wisman atau turun 16,82 persen (YoY).
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  16:57 WIB
Wisatawan mengunjungi kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Badung, Bali, Sabtu (30/1/2021). - Antara/Naufal Fikri Yusuf
Wisatawan mengunjungi kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Badung, Bali, Sabtu (30/1/2021). - Antara/Naufal Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR — Penurunan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali telah terjadi sebelum pandemi Covid-19 memasuki Indonesia atau sejak Februari 2020.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Januari 2020 adalah sebanyak 528.883 wisman atau naik 15,93 persen secara tahunan (year on year/YoY). Pada Februari 2020, jumlah kunjungan menjadi 363.937 wisman atau turun 16,82 persen (YoY).

Penurunan kunjungan wisman kemudian berlanjut semakin dalam pada Maret 2020 menjadi 156.876 wisman atau minus 65,11 persen (YoY). Pada April hingga Juli 2020, kunjungan wisman semakin terpuruk dengan penurunan sebesar 99,9 persen (YoY). Kondisi tersebut berlanjut hingga akhir tahun seiring dengan kebijakan lockdown sejumlah negara dan larangan masuk turis asing ke Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengakui pada Februari 2020 memang terjadi penurunan kunjungan wisatawan mancenegara. Penurunan ini disebabkan oleh anjloknya kunjungan wisatawan asal Tiongkok. Penurunan kunjungan wisatawan Tiongkok dipicu oleh mulai mewabahnya Covid-19 di Wuhan, China.

"Kalau Januari kan masih terjadi peningkatan, karena di Wuhan terjadi kasus sejak akhir Desember, sehingga terjadi penurunan wisman Tiongkok ke Bali," katanya kepada Bisnis, Senin (22/2/2021).

Secara total, kunjungan wisman ke Bali selama 2020 mencapai 1.050.504 wisatawan atau menurun 83,26 persen YoY. Kunjungan wisman pada 2020 menjadi yang terendah selama 13 tahun terakhir. Bahkan, realisasinya jauh di bawah kunjungan wisman pada 2008 yang mencapai 1.968.892 wisatawan.

Kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi terjadi pada 2019 yang mencapai 6.275.210 wisatawan. Penurunan kunjungan terdalam pada 2020 terjadi pada wisatawan Tiongkok dengan besaran 90,11 persen (YoY).

Dari persentase kebangsaan, wisatawan Australia menyumbang porsi kunjungan terbesar yakni sebanyak 21,17 persen dari total kunjungan. Penurunan wisatawan Australia selama 2020 mencapai 82,14 persen (YoY).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top