Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Christian Dior Pesan 1.000 Meter Kain Endek Bali

Jadi yang memproduksi harus perajin Bali, dan bertempat di Bali pula.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  08:50 WIB
Christian Dior Pesan 1.000 Meter Kain Endek Bali
Perajin menyelesaikan pembuatan kain Endek yaitu kain khas Bali dengan menggunakan alat tenun tradisional di Denpasar, Bali, Kamis (31/1/2019). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR - Perancang busana ternama asal Perancis Christian Dior memesan 1.000 meter kain endek dari Bali yang mulai dikirim pada pertengahan Desember 2020.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Wayan Jarta mengatakan saat ini beberapa sampel kain endek telah dikirim ke Perancis, dan terlebih dahulu akan dilakukan uji laboratorium oleh pihak Dior.

Setelah ada persetujuan sampel, selanjutnya akan melangkah kepada tahap Pre Order (PO). Sedangkan, pada proses produksi kain endek, dia menekankan agar dilakukan oleh para perajin endek di Pulau Dewata.

"Jadi yang memproduksi harus perajin Bali, dan bertempat di Bali pula," kata Jarta, Kamis (3/12/2020).

Sehubungan dengan itu, dalam hal ini dinas terkait akan mengawal setiap proses dan tahapannya, sehingga benar-benar bisa dipastikan tidak akan terjadi kecurangan dalam kerja sama tersebut.

"Dengan kata lain lebih dapat memastikan bahwa endek Bali memang berasal dari Bali dan diproduksi oleh para perajin Bali," jelasnya.

Menurut Jarta, dari informasi yang diperoleh kain endek ini akan digunakan sebagai bagian dari koleksi musim semi dan musim panas 2021 yang juga telah mendapat sambutan positif dari Pemerintah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali tenun
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top